oleh

Isu Gender dan Anak Masalah Utama Dalam Pembangunan SDM

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – “Selaku pimpinan daerah Kabupaten Sumbawa mangapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, teristimewa kepada Pena Kabupaten Sumbawa, lembaga peduli perempuan dan anak yang begitu concern dalam memperjuangkan, dan mengadvokasi hak-hak anak dan perempuan di Kabupaten Sumbawa”.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa, L. Suharmaji Kertawijaya, ST., pada pembukaan Sosialisasi 5 Program Prioritas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rabu (4/12/2019) di Gedung Wanita Sumbawa Besar, dengan peserta para pekerja migran asal Kabupaten Sumbawa.

Sosialisasi yang diinisiasi oleh Pena Perempuan Kabupaten Sumbawa ini, mendatangkan Ketua TP. PKK Propinsi NTB, Ibu Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE., M.Sc., Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB, Ir. Andi Pramaria, M.Si., dan Ketua TP. PKK Kab. Sumbawa, Ibu Hj. Amien Rahmani Husni Djibril sebagai nara sumber.

Menurut Bupati, terdapat 5 (lima) program prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang tengah digalakkan oleh pemerintah. Kelima program tersebut, jelasnya, yakni peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan; peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak; penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak; penurunan pekerja anak; serta pencegahan perkawinan anak.

Disampaikan pula bahwa, isu gender dan anak merupakan masalah utama dalam pembangunan, khususnya pembangunan sumber daya manusia. Berbagai kasus terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak juga merupakan faktor penghambat upaya peningkatan kualitas dan peran perempuan, tegasnya.

Bupati berharap peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh, serta dapat menggali informasi yang sebanyak-banyaknya dari para narasumber. “Sekembalinya ke lingkungan masing-masing, hendaknya informasi yang diperoleh di forum ini dapat di-sharing kepada masyarakat sekitar, agar manfaatnya dapat lebih dirasakan”, tutupnya. (KS/aly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed