oleh

Pelamar CPNS 2019 Tidak Perlu Kirim Berkas Fisik

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019, direncanakan akan mulai dibukan pada 11 November mendatanag.

Untuk pendaftaran CPNS tahun ini, sedikit berbeda dibandingan dengan tahun lalu. Dimana, tahun ini pelamar tidak perlu lagi mengirim berkas fisik, cukup mengunduh seluruh pesyaratan yang talah discan di portal SSCN.

iklan kampanye

Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si membenarkan hal itu. Dikatakan, berdasarkan hasil Rapar Koordinasi (Rakor) di BKD Provinsi NTB, disepakati bahwa untuk pendaftaran CPNS tahun 2019 pelamar memang tidak lagi menyerahkan berkas fisik yang sebelumnya dikirim via pos.

Baca juga:  Danrem 162 Wira Bhakti Sikapi Serius Kasus Illegal Logging

“Memang karena kesepakatan bersama, Rakor di BKD Provinsi itu semua Kabupaten/Kota dan Provinsi sepakat untuk tidak menyertakan berkas fisik yang dikirim melalui pos,” ujarnya.

Dijelaskan, perubahan pola pendaftaran dilakukan karena adanya tambahan fitur di aplikasi SSCN BKN terkait verifikasi dan validasi. Kemudian untuk lebih mudahnya pengontrolan, sebab sekitar 5 ribuan pendaftar saat CPNS tahun 2018 lalu masih banyak yang salah alamat mengirimkan berkas fisiknya.

“Pada intinya sama, yang membedakan tidak ada pengiriman berkas fisik. Semua di upload. Karena juga ada tambahan di aplikasi di fitur. Kemarin kan dari aplikasi langsung ke admin SSCN sekarang ada validasinya. Jadi kalau berkas fisik lagi jadi 3 kali, lama prosesnya. Sekarang dua-duanya on line. Dulu kan ada verifikasi berkas fisik baru ke on line. Sekarang dua kali cuman sama-sama on line. Artinya kita tidak lagi menggunakan jasanya Pos,” jelasnya.

Baca juga:  Drs Arif M. Si, "Sumbawa Darurat Narkoba"

Bagi calon pelamar diharapkan untuk selalu mencermati berkas yang diupload melalui aplikasi nantinya.

“Kuncinya di pelamar itu sendiri,. Jadi betul-betul dia harus cermat, jangan yang diupload itu fotocopyan harus yang asli,” pungkasnya. (KS/aly)