oleh

Awasi Harga LPG, Pemda Akan Bentuk Tim Pengawasan Terpadu

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Untuk mengantisipasi terjadinya penggelembungan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG isi 3 Kg tintingkat pengecer, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan membentuk Tim Pengawas Terpadu Harga LPG isi 3 Kg.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepada Dinas Koperasi UKM Indag Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Perdagangan Lang Rudi, SH., Senin (21/10/2019) kepada media, di Sumbawa.

Dikatakan, Pemerintah telah menetapkan HET LPG isi 3 Kg tersebut. HET diatur berdasarkan jaraknya yakni, di Sub Penyalur atau pangkalan itu, pada jarak 0-60 KM seharga Rp. 15 ribu, 60-120 km Rp. 15.750, dan lebih dari 120 km HET nya Rp. 16.500., namun dikhawatirkan terjadinya penggelembungan harga di tingkat penyalur, sehingga perlu dibentuk tim dimaksud.

Baca juga:  Bapenda Kabupaten Sumbawa Optimis Pendapatan BPHTB Lampaui Tahun Sebelumnya

“Yang kita khawatirkan ada pembeli lain di luar pangkalan yang mengecer di atas HET. Nanti kita akan bentuk tim terpadu untuk pengawasan terkait itu. Sedang dalam proses kita bentuk tim. Tim ini nanti dari berbagai unsur terkait. Kita usahakan terbentuk akhir bulan ini tim terpadunya,” ungkapnya.

Lanjutnya, meski harga di tingkat pengecer rentan terjadi pengelembungan, namun hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara detail mengenai variasi harga di tingkat pengecara, pasalnya belum melakukan uji petik.

“Uji petik belum kita lakukan untuk di berbagai pengecer. Kalau pengecer bukan di pangkalan resmi yang memiliki papan nama,” jelasnya.

Baca juga:  Data Sementara: 7523 Rumah di Sumbawa, Rusak Akibat Gempa

“Jika SPBE sudah berfungsi di Pemasar saya rasa tidak ada masalah. Karena dia bisa memasok. Bahkan penjelasan dari Pertamina bisa untuk sampai menjangkau Dompu nantinya. Saya rasa kalau sudah operasional yang di Pemasar Insya Allah aman,” pungkasnya. (KS/aly)

iklan bkbpp

News Feed