oleh

Cegah PTM di Lingkup Pemkab, Dinkes KSB Terapkan Posbindu

Sumbawa Barat, KabarSumbawa.com – Demi mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) di lingkup Pemkab Sumbawa Barat, Dinas Kesehatan Sumbawa Barat menerapkan Pos Binaan Terpadu atau disingkat Posbindu. Dimana, kegiatan tersebut sudah berjalan dengan Dinas Sosial serta Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) sebagai pilot projectnya.

Kepala Dinas Kesehatan, H.Tuwuh melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), H.M.Yusfi Khalid pada media, Rabu (11/9) siang tadi mengungkapkan hal tersebut .

Dijelaskannya, kegiatan ini lebih kepada memberikan layanan medis pada pegawai. Tujuanya, mengetahui penyakit apa saja yang ada di dalam tubuh teman-teman. Setelah itu, mereka bisa melakukan cek kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan terlebih pengobatan secara mandiri.

“Tujuan dari Posbindu ini, semata-mata untuk menjaga stabilitas pelayanan pemerintah pada masyarakarat. Jika pegawai sebagai instrumen roda pemerintahan sakit, maka pelayanan pasti terganggu.” Jelasnya seraya menambahkan, jika respon teman-teman dari instansi lain positive, maka nantinya di tugaskan tiap SKPD minimal satu orang petugas.

“Kami secara internal akan mengimplementasikan Posbindu ini hari Jum’at (13/9) nanti” imbuhnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, disinergikan dengan slogan yang kerap di gaungkan oleh Kemenkes yaitu CERDIK dalam mengendalikan penyakit tidak menular. Kata dengan huruf kapital diatas memiliki makna di tiap huruf. C artinya cek kesehatan secara berjala, E-enyahkan asap rokok, R-rajin beraktifitas fisik, D-diet sehat dengan kalori seimbang, I-istirahat cukup dan K-kelola stress.

Ia menegaskan, penyakit tidak menular wajib menjadi attensi teman-teman di SKPD. Mengacu kepada data SKRT 1995-2001 dan Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 silam, angka kematian karena kasus penyakit menular menunjukkan penurunan. Tetapi, kasus kematian karena penyakit tidak menular justru menunjukkan grafik yang meningkat terlebih menempati 10 urutan teratas penyebab kematian pada semua kelompok umur.

“Prilaku cerdik sangat bermanfaat. Sehat masa muda, dan hari tua nikmat karena tanpa penyakit tidak menular,” terangnya.

Terkait kegiatan itu, pihaknya juga telah menyiapkan petugas dengan Sumber Daya Manusia (SDM)nya yang mumpuni.

“Kegiatan ini sangat positif karena untuk kesehatan personal aparatur,” pungkasnya.(KS/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed