oleh

Stikes Griya Husada Wisuda 17 Ahli Madya Kebidanan

Sumbawa, kabarsumbawa.com – Stikes Griya Husada Sumbawa menggelar Rapat Terbuka Senat Wisuda Tahap I Program Studi Diploma III Kebidanan, Sebanyak 17 wisudawati dikukuhkan oleh Ketua Senat dan Ketua Program Studi Kebidanan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Stikes Nomor 083/SK/KPTS/IX/2019, Sabtu (7/9) di Aula Gedung Diponegoro Sumbawa Besar.

Turut hadir pada acara tersebut, pejabat yang mewakili Gubernur NTB, Perwakilan anggota Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Sumbawa, Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi L2Dikti Wilayah VIII Denpasar, Direktur Stikes Griya Husada beserta jajaran, Akademisi.

Gubernur NTB dalam sambutannya yang disampaikan oleh Direktur RSUP H. L. Manambai Abdul Kadir, dr. Arindra Kurniawan menyatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi NTB pada tahun 2017 menempati urutan ke 29 dari 34 provinsi di Indonesia, dengan angka harapan hidup manusia naik menjadi 65,55 tahun.

Disampaikan, peran Stikes Griya Husada sangat besar dalam mencetak tenaga kesehatan yang professional, sehingga lulusannya diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan anak, mengingat masih tingginya kasus angka kematian ibu dan anak di Provinsi NTB, dimana tahun 2013 kasus kematian bayi mencapai hingga 1.299 kasus, dan mengalami penurunan di tahun 2017 menjadi 929 kasus.

Dikatakan, khusus Kabupaten Sumbawa, sebesar 93 persen masalah persalinan sudah ditangani oleh tenaga kesehatan. Gubernur berharap tenaga kesehatan tidak hanya berkumpul dan terpusat di dalam kota saja, namun dapat menyebar hingga ke pelosok desa. “Prinsipnya, jadilah entrepreneur-entrepreneur tenaga kesehatan untuk pembangunan masyarakat Sumbawa dan Provinsi NTB,” pungkasnya.

Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi L2Dikti Wilayah VIII Denpasar Drs. I Made Gunawan Suaraye menyampaikan bahwa pendidikan tinggi merupakan aset terpenting dalam pembangunan manusia dan bangsa.

Stikes Griya Husada merupakan salah satu dari 3 ribu lebih Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia yang berada dibawah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Denpasar, yang memiliki komitmen tinggi untuk menghasilkan lulusan yang terbaik, dan berkomitmen akan terus membangun kemitraan Kabupaten dan Provinsi di Bidang SDM (Sumber Daya Manusia).

Disampaikan, pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk mewujudkan memajukan generasi emas di Indonesia, antara lain menyediakan fasilitas, sistem pembelajaran dan kurikulum, kemajuan, yang diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat seseorang.

Pada akhir sambutannya, dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kuliah di Stikes Griya Husada.

Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd menyampaikan bahwa prosesi wisuda hari ini merupakan refleksi keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, dan harus disikapi secara arif dan bijak untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penilaian hasil yang telah dicapai. keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan usaha seluruh civitas akademik.

Diharapkan, wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikannya akan memulai langkah dan pengalaman baru, yaitu sebagai seorang lulusan dan alumni yang akan berkiprahbndan berkarya dalam pembangunan daerah, dan memiliki pemikiran-pemikiran dan gagasan baru yang dapat memajukan dan merubah perilaku masyarakat terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak dengan prinsip sapa, senyum dan segera, sehingga dapat memberikan peran dalam upaya membangun daerah dan membangun masyarakat Kabupaten Sumbawa dengan pelayanan prima.

Sebelumnya, Ketua Stikes Griya Husada Sumbawa Rusmayadi, S.Kep.Ners., M.Ph menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat dan Pemkab. Sumbawa yang telah memberikan dukungan penuh, dan ucapan selamat kepada wisudawati, khususnya kepada orang tua yang mempunyai andil besar dalam kelulusan wisudawati. “Sesungguhnya kesuksesan para wisudawati, berasal dari do’a dan restu serta pengorbanan orang tua terkasih, oleh sebab itu, mendahulukan orang tua merupakan modal utama untuk meraih kesuksesan,” pesannya.

Disampaikan, Stikes Griya Husada memiliki 42 orang dosen tetap dengan minimal pendidikan magister sehingga rasio antara dosen dan mahasiswa cukup baik. Dalam kurun waktu 3 tahun semua program studi telah terakreditasi, dan pada tahun 2019 ini mendapatkan bantuan berupa alat laboratorium sebesar 750 juta rupiah dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan penghargaan kepada 3 lulusan terbaik an. Septi Dwikayanti, A.Md.Keb sebagai terbaik pertama dengan IPK 3,82, terbaik kedua diberikan kepada Lisa Susanti A.Md.Keb dengan IPK 3,72 dan terbaik ketiga diberikan kepada Syafira, A.Md.Keb.

Dalam acara tersebut juga ditampilkan tarian yang merupakan perpaduan 3 daerah yaitu Sunda, Sumbawa dan Sasak, oleh mahasiswa dan siswa SMK Griya Husada Sumbawa. (ks/)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed