oleh

Pemda Diharapkan Sediakan Anggaran Pilkada

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sebanyak 244 Kabupaten, 37 Kota dan 9 Provinsi se Indonesia akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang.

Tujuh Kabupaten Kota diantaranya dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Kabupaten Bima.

Kaitan dengan hal itu, Ketua KPU Nusa Tenggara Barat, Suhardi Soud, SE., ditemui, Jum’at (06/09/2019) di Sumbawa, berharap agar pemerintah daerah (Pemda) di NTB yang akan menggelar Pilkada serentak 2020 ini untuk menyediakan anggaran pelaksanaan Pilkada.

“Pilkada serentak tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada 24 September tahun 2020 sebentar lagi akan memasuki tahapan. KPU RI berencana akan melaunching Pilkada serentak di Jakarta pada 23 September 2019 mendatang. Kita berharap agar Pemda di 7 Kabupaten/Kota menyiapkan anggaran. Tentu dengan pertimbangan yang rasional sesuai dengan usulan KPU Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam pengusulan anggaran pilkada, KPU tidak mengada-ngada. Termasuk dalam penggunaan anggaran, dimana KPU memilik standar penggunaan anggara yang dasar dalam melakukan penganggaran Pilkada.

Dia juga menegaskan agar honor penyelenggara pemilihan di tingkat Adhoc agar tidak ada ketimpangan antara satu daerah dengan daerah lain. Dalam hal penganggaran tersebut, Suardi mengungkapkan bahwa sudah ada daerah yang menyiapkan anggaran seperti Kota Mataram senilai Rp 25 M, Dompu senilai 15 M.

“Khusus Kabupaten Sumbawa, kita belum mendapat kejelasan berapa. Sebenarnya penyedia anggaran itu kan Pemda, KPU hanya pengguna anggaran. Posisinya di sini KPU mengusulkan, rasionalitas penggunaannya akan didiskusikan dengan Pemda agar tidak ujug-ujug langsung diputuskan. KPU Sumbawa mengusulkan 26 M, ternyata Pemda tidak mau angka seperti itu dan membuat angka baru, ya tidak bisa,” tandasnya.

“Anggaran Pilkada harus didiskusikan dan tidak seperti melaksanakan proyek pemerintah yang ketika kurang anggaran maka bisa dilanjutkan di kemudian hari, tidak seperti itu,” pungkasnya. (KS/aly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed