oleh

PMI Asal Sumbawa Meninggal dalam Perjalanan Menuju Tanah Air

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Nur Izratul Laili (29) Binti Abdul Azi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Penyaring A Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Arab Saudi menuju tanah air.

Saat ini jenazah Nur Izratul Laili sudah diterbangkan sore tadi dari Colombo menuju Jakarta, diperkirakan akan tiba di Jakarta pada 30 Agustus besok sekitar pukul 13.00 Wita.

“Informasi terkahir kami dapat dari Kemenlu sekitar pukul 14.47 bahwa yang bersangkutan akan diberangkatkan sore ini dan tiba besok tanggal 30 agustus pukul 13.00 dengan srilangka Air. Sedangkan untuk jadwal penerbangan dari Jakarta ke Lombok kita masih menunggu,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, DR. Ikhsan Safitri, Kamis (29/08/2019) di ruang kerjanya.

Dijelaskan, yang bersangkutan pulang dari Arab Saudi dalam keadaan sakit. Dimana ia naik pesawat menggunakan kursi roda. Dalam perjalanannya, sebelum turun dari pesawat di Colombo, yang bersangkutan dinyatakan meninggal diatas pesawat.

“Dalam perjalanan, sebelum turun dari pesawat ternyata yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia diatas pesawat. Jadi dari KBRI menyampaikan keterangan untuk sementara, bahwa yang bersangkuta ini pada saat terbang dari riad arab Saudi menggunakan kursi roda dalam keadaan sakit,” jelasnya.

“kematiannya dilaporkan 26 Agustus. Kemarin kita dapat informasi hari selasa keluarganya datang ke kami. Kemudian informasi dari KBRI Colombo atau Srilangka ini bukan Negara penempatan tapi Negara transit warga Negara Indonesia dari Arab Saudi menuju tanah air,” sambungnya.
Terkait keberangkatan yang bersangkutan ke Arab Saudi lanjutnya, almarhum berangkat pada bulan September 2016 lalu dengan tujuan Arab Saudi, ia berangkat non procedural atau illegal.

“Kalau kita lihat dari paspornya, ini berangkat tahun 2016 tujuan Arab Saudi jalur Unprosedural atau illegal. Untuk penyebab meninggalnya akan ditelusuri oleh KBRI Colombo ke Riyad sana. Yang penting Pemerintah Sumabwa melalui Disnaker mempasititasi kepulangannya sampai ke keluarganya,” pungkasnya. (KS/aly)

News Feed