oleh

Mahasiswa Baru UNSA Diberi Pemahaman Bela Negara

-Pendidikan-50 views

Sumbawa, Kabarsumbawa.com – Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus kepada Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2019, Selasa (27/08/2019) di auditorium UNSA. Kegiatan diikuti sebanyak 450 orang mahasiswa.

Kehiatan mengangkat tema “Mewujudkan generasi yang mencintai sains dan teknologi dapat bersaing di era revolusi industri 4.0. Dalam kegiatan terasebut diisi oleh bebetapa pemateri yakni, Dandim 1607/Sumbawa Lekol. Inf Samsul Huda, S.E, M.Sc. Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio, S.IK., dan Kepala BNN Sumbawa AKBP Sirajuddin Mahmud.

Dandim memberikan materi Kesadaran Bela Negara Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Dalam materinya, Dandim menyampaikan Mahasiswa harus mengetahui sejarah bangsa Indonesia yang berawal dari kerajaan-kerajaan yang ditakuti bangsa-bangsa luar dan memiliki Panglima perang yang sakti, salah satunya Kerajaan Majapahit dengan Mahapatih Gajah Mada yang menyatukan tanah Nusantara hingga beberapa negara dibawah kekuasaannya.

Belajar dari sejarah tersebut, kata Dandim, para pendahulu bangsa bertekad mendirikan NKRI dengan tujuan untuk melindungi bangsa dan tumpah darah, memajukan kesejahteran umum dan mencerdaskan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia dan memajukan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

“Sesuai ketentuan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara sebagai penjabaran pasal 27 ayat (3) dan pasal 30 ayat (1) UUD 1945 menyatakan “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara,” ujar pria kelahiran Jawa timur tersebut.

Sedangkan dalam ayat (2), lanjutnya, ditegaskan “Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara dilaksanakan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib dan pengabdian sesuai dengan profesi.

Menurutnya, Indonesia menjadi negara incaran negara luar karena memiliki kekayaan alam sebagai hasil bumi dan beraneka ragam bahasa, adat istiadat dengan berbagai cara seperti proxi war, penguasaan SDA, asimetris warfare, separatisme, radikalisme, Narkoba dan lainnya.

Kegiatan PKKMB juga dihadiri Wakil Rektor I, II, III Unsa, Danramil 1607-01/Kota Kapten Inf Tamtanus, Ketua Panitia PKK MB Unsa Heri Kurniawansyah dan seluruh Mahasiswa Unsa. (KS/aly)

News Feed