oleh

Pemda Sumbawa Terus Upayakan Penurunan Angka Stunting

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa terus berupaya melakukan upaca percepatan penurunan angka stunting. Mengingat, berdasarkan hasil Reset Kesehatan Dasat tahun 2018 oleh Kemenkes, angka stunting di Kabupaten Sumbawa barada diatas 30% atau dalam kategori buruk.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H Muhammad Ikhsan, M.Pd., mengatakan, Pemda Sumbawa saat ini sedang melakukan upaya yakni melalui aksi penanganan stunting.
Dikatakan, ada delapan aksi yakni, pertama telah dilakukan pemetaan isu lokasi stunting, dan menentukan sebanyak 25 Desa Lokus stunting. Kedua lanjutnya, penyusunan program-program apa yang akan dilakukan.

“kita juga sudah punya proramnya. Karena itu program keroyokan, jadi programnya istilah ada intervensi spesifik itu dinas kesehatan yang punya kerjaan, intervensi sensitif itu lembaga-lembaga terkait. contoh masalah sanitasi, maslah air bersih itu ada PRKP yang punya kerja, kemudian pangan harus terjamin kebutuhan pangan asyarakat itu tersedia tercukupi, kemudian masalah kekeringan itu juga mempengaruhi stunting,” sejalnya.

Baca juga:  Gugus Tugas Lakukan Swab Massal di Pasar Plampang

“nah itu, kalau intervensi spesifiknya itu focus dinas kesehatan terhadap seribu hari pertama kehidupan, mulai ibu hamil mulai 0 sejak pembuahan hingga lahir. 9 bulan artinya 270 hari tambah lagi umur anak 2 tahun 730, jadi seribu hari. nah harus focus, mulai ibu hamil,” lanjutnya.

Kemudian kata dia, aksi ketiga pemda telah menyelenggarakan rembuk stunting, yang langsung dipimpi oleh Bupati, dari rembuk stunting, mengeluarkan sembilan kesepatakan, yaitu menentukan lokus kemudian apa apa yang dilakukan untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting.

Aksi keempat lanjutnya, pemda akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang stunting, dimana dalam perbup tersebut menyebutkan adanya dana Deda yang dialokasikam untuk penangana stunting melalui posyandu.

Baca juga:  ATASI WASIR DENGAN TIPS BERIKUT

“Aksi selanjutnya sampe delapan itu sifatnya monitoring dan evaluasi untuk menjamin kelangsungan kegiatan ini. Untuk 8 aksi itu kita sudah ada dana bantuan pusat sebesar. Kemudian masuk APBD sesuai dengan program aksi kedua untuk dinas terkait,” paparnya.

Terhadap stunting, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat beromitman dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumbawa. Ditargetkan, penurunan angka stunting pada akhir 2019 berapa dibawah 20 persen. (KS/aly)

Komentar