oleh

Bupati Tutup BBGRM Tahun 2019

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) telah digelar selama satu bulan penuh. Bupati Sumbawa , H.M.Husni Djibril, B.Sc., resmi menutup kegiatan tersebut, Kamis (25/07/2019) di Lapangan KONI Desa Dete Kecamatan Lape.
Bupati Sumbawa mengatakan, BBGRM merupakan salah satu upaya untuk terus menggelorakan peran aktif masyarakat dalam pembangunan. kegiatan tersebut sebagai upaya untuk menyegarkan kembali pemahaman masyarakat, bahwa perjalanan hidup bangsa secara konsisten ingin menunjukkan arah perkembangan yang harus semakin membaik, yang berkemajuan dalam semua bidang, baik bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan maupun kehidupan keagamaan.Bupati berharap, kegiatan kegotong royongan dan upaya-upaya keswadayaan masyarakat dapat terus digalang secara berkelanjutan, tidak hanya sebatas bulan bhakti gotong royong masyarakat, tetapi juga tetap dilanjutkan di masa-masa yang akan datang. ”Galang terus kebersamaan, kuatkan persaudaraan, jaga persatuan dan kesatuan, demi terciptanya situasi yang kondusif di Tana’ Samawa yang kita cintai,
dan bangsa Indonesia secara umum”.
“Dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan BBGRM, kita dapat menilai
terhadap hal-hal yang sudah kita lakukan, sekaligus juga untuk mendorong dan menggugah semangat dalam memacu dan mempercepat lajunya pembangungan daerah, termasuk pembangunan masyarakat desa/kelurahan,” ungkap Bupati.Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., melaporkan, beberapa kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka BBGRM tahun 2019. Dikatakan, dalam bidang kemasyarakatan, telah dilaksanakan
penyuluhan tentang pembayan pajak, penegakan ketertiban dan gotong royong.
Dibidang ekonomi, kegiatan perbaikan Reban dan saluran irigasi serta perbaikan usaha tani telah tuntas dilaksanakan. Untuk kegiatan bidang Sosbud dan keagamaan, dilaksanakan gotong royong perbaikan
tempat ibadah dan pemakaman umum. Sementara kegiatan lingkungan, dilakukan perbaikan sarana air bersih dan pemanfaatan lahan pekarangan
serta pemerliharaan jalan dan jembatan, dimasing-masing wilayah
kecamatan, desa, maupun kelurahan. (KS/aly)
iklan
Baca juga:  Mutasi Bukan Tujuan Tapi Solusi