oleh

Rumah Korban Kebakaran Seteluk, Ditarget Selesai Kurang Dari Satu Bulan.

Sumbawa Barat, KabarSumbawa.com – Rumah korban kebakaran di Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, yang terbakar Jum’at (19/7) sore kemarin, ditargetkan selesai kurang dari satu bulan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir.H W Musyafirin MM setelah menyerahkan bantuan kepada korban Kebakaran Seteluk, saat mendampingi Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah, Sabtu (20/7) pagi tadi di Seteluk.

Bupati KSB, Dr.Ir.H W Musyafirin MM saat memberikan arahan. (Doc_HumasProtokolKSB)

Dalam arahannya, Bupati menghimbau kepada  masyarakat bersama agen-agen PDPGR untuk saling membantu memberikan bantuan kepada korban.

Ia mengapresiasi kerjasama masyarakat dan pemerintah, yang telah kompak bekerjasama membantu selama dua hari semenjak hari kejadian, bukan hanya membangun rumah, tapi juga menyelesaikan masalah lingkungan yang ada, seperti penertiban lokasi rumah yang akan di bangun dan mengantisipasi bencana lain seperti banjir sesuai kesepakatan dengan para korban.

Baca juga:  Pelaku Perambahan Hutan Mangrove Nanga Boro Desa Penyaring Harus Ditindak Tegas

“Kita targetkan penyelesaian pembangunan kembali rumah korban dalam waktu kurang dari Satu Bulan.” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur NTB mengapresiasi kinerja Bupati yang berhasil menggerakkan seluruh elemen masyarakat bersama Pemerintah bahu membahu menangani bencana. Baik saat bencana kebakaran maupun pasca kebakaran, sehingga korban bisa tertangani dengan cepat.

“Inilah kepemimpinan yang sesungguhnya” ujar Dr.Zul sapaan akrabnya.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah Sumbawa Barat, Kepala BPBD Sumbawa Barat, Kepala Dinas PUPR Kab. Sumbawa Barat, Kepala Dinas Sosial Kab.Sumbawa Barat, Kepala BPAD Kab. Sumbawa Barat dan segenap Jajaran Pemerintah lainnya.

Baca juga:  Demo di Inspektorat, Massa Ancam Segel Kantor Desa Labuhan Bontong

Adapun bantuan kepada para korban dengan rincian, 8 unit rumah yang rusak berat masing-masing sebesar Rp.35.000.000, dan 3 Unit rusak sedang masing-masing sebesar Rp.15.000.000,
(KS/yud)

News Feed