oleh

Hut Bayangkara Ke-73, Delapan Anak Dapat Kursi Roda Gratis

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Sebanyak Delapa anak Difabel atau berkebutuhan khusus di Kabupaten Sumbawa mendapatkan korsi roda gratis, Rabu (03/07/2019) di Mapolres Sumbawa.
Pembagian kursi roda gratis kepada anak-anak berketuhan khusus tersebut merupakan kerjasama antara Polres Sumbawa dengan Yayasan Endri’s Foundation dalam rangka memperingati Hut Bayangkara ke 73 tahun 2019.

Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio mengatakan, dalam proses pencarian anak-anak yang akan mendapatkan korsi roda tersebut, Endri’s Foundation berkejasama sama dengan bhabinkamtibmas.

“alhamdullah saat ini ada 8 anak berkeburtuhan khusus di Kabupaten Sumbawa yang hari ini kami berikan kursi roda secara gratis,” ungkapanya.

Baca juga:  Merajut Kebersamaan, Danrem Buka Open House Idul Fitri 1439 H

Dikatakan, tidak hanya berhenti pada pemberian saja, pihaknya dalam hal ini Bahbinkamtibmas bersama dengan Andri”s Foundation akan terung menguntrol perkembangan anak-anak yang menerima kursi roda tersebut. “setelah ini akan di pantau trus tahun dua tahun apabilah badan nya bertambah besar atau bertumbuh besar nanti ukuranya kita ruba,” jelasnya.

“kegiatan ini akan kita jalankan trus menurus, bagi masyrakat sumbawa khususnya di Kabupaten Sumbawa, silakan laporkan ke Polres atau babainsatimas kapolsek setempat dan kami pasilitasi seperti ini segera,” tambahnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Tarfiin Adam Sekretaris Endri’s Foundation, juga berharap kegiatan tersebut bisa berkelanjutan. Ia juga berharap agar semua pihak dapat membantu mengentaskan persoalan disabilitas khususnya di Kabupaten Sumbawa, sebab kata dia, persoalan disabilitas merupakan tanggung jawab bersama.

Baca juga:  Hj. Amien Rahmani Serahkan 150 Paket Sembako Untuk Kaum Dhuafa

“Harapan kita yang paling utama adalah anak-anak idsabibiltas ini adalah tanggung jawab kita bersama, tentu kita berharap semua pihak untuk membantu mengentaskan persoalan disabilitas. Tampa keterlibatan semua pihak maka persoalan disabulitas ini tidak dapat tertatasi,” pungkasnya. (KS/aly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *