oleh

Caleg Terpilih Diwajibkan Melaporkan Harta Kekayaannya

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang nanti akan ditetapkan sebagai calon terpilih anggota DPRD, diwajibkan untuk menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekretaris KPU Kabupaten Sumbawa Lahmuddin, SE., Kamis (23/05/2019) di ruang kerjanya mengatakan, sesuai dengan ketentuan KPU RI, bahwa Caleg yang tetapakan sebagai calon terpilih pada pemilu 2019 ini, wajib menyampaikan LHKPN ke KPK. Kemudian bukti serah terima LHKPN tersebut diserahkan kepada KPU di masing-masing tingkatan, misalnya caleg DPRD Kabupaten Kota, maka menyampaikan bukti tersebut kepada KPU Kabupaten Kota.

Bagi calon terpilih yang tidak menyerahkan bukti serah terima LHKPN, maka yang bersangkutan tidak akan diusulkan untuk dilantik sebagai anggota DPRD.

“Bukti serah terima LHKPN itu diserahkan kepada KPU masing-masing tingkatan. Konsekwensi tidak menyampaikan bukti serah terima LHKPN ke KPU, yang bersangkutan tidak diusulkan namanya untuk di lantik sebagai anggota DPRD sesuai tingkatan,” terangnya.

“umpama 45 orang calon anggota DPRD yang kita tetapkan, kemudian 1 orang tidak melaporkan, maka 44 orang akan diusulkan untuk dilantik, sisanya sampai dia melaporkan dan menyerahkan bukti serah terima LHKPN,” sambungnya.

Berdasarkan edaran KPU RI lanjutnya, Penyerahan bukti pelaporan LHKPN yakni tujuh hari setelah penetapan sebagai calon terpilih. “kita bersurat ke masing-masing parpol. yang kita terima penyerahannya paling lambat sejak ditetapkan sebagai calon terpilih. Nanti kalau kita tetapkan tangal 27, maka 7 hari setelahnya harus melaporkan,” pungkasnya. (KS/aly)

News Feed