oleh

Alergi Gatal Merah Merah Sampai Sulit Bernafas

-Kesehatan-411 views

KabarSumbawa.com – Mungkin kita tidak asing dengan kata kata alergi, dari mulai bersih bersin setelah terhirup debu  ketika sedang beraktifitas, atau mata bengkak ketika setelah selesai makan seafood. Nah, saat ini kita akan membahas tentang alergi yah.

Pengertian alergi sendiri adalah reaksi berlebihan pada tubuh manusia terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen. Reaksi alergi yang muncul pada tiap orang berbeda-beda, dari reaksi yang ringan seperti bersin-bersin hingga reaksi yang berat, yaitu anafilaksis. Reaksi terhadap sengatan dari tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anafilaksis.

dr. Daniel Zaputra
dr. Daniel Zaputra

Gejala alergi umumnya timbul beberapa saat hingga beberapa jam setelah tubuh terpapar dengan alergen. Beberapa gejala alergi yang umum ditemui antara lain:

  • Ruam kemerahan pada kulit.
  • Gatal pada kulit yang mengalami ruam.
  • Bersin dan batuk.
  • Sesak napas.
  • Hidung berair.
  • Bengkak pada bagian tubuh yang terpapar dengan alergen, misalnya pada wajah, mulut, lidah, dan tenggorokan.
  • Mata merah, berair, dan gatal.
  • Mual, muntah, sakit perut, atau diare.

untuk tanda dan gejala yang berat dapat ditemukan seperti Beberapa gejalanya antara lain:

  • Sesak napas yang berat.
  • Pusing.
  • Tekanan darah menurun
  • Mual dan muntah.
  • Ruam kemerahan yang luas pada kulit.
  • Denyut nadi cepat tapi lemah.
  • tidak sadarkan diri.
Baca juga:  Pentingnya Dukungan Keluarga Dalam Pengobatan DM

Faktor-faktor risiko alergi terbagi dalam dua kategori umum yaitu inang/penderita dan faktor-faktor lingkungan. Faktor inang meliputi keturunan, jenis kelamin, ras, dan umur, dengan keturunan mengambil peranan yang paling besar. Bagaimanapun, akhir-akhir ini terjadi peningkatan kejadian alergi yang tak dapat diterangkan hanya dengan faktor keturunan semata. Empat faktor lingkungan yang utama adalah perubahan paparan dengan penyakit infeksi selama masa anak-anak, polusi, tingkat alergen, dan perubahan diet.

Untuk mendiagnosis alergi dan penyebabnya, dokter akan menanyakan gejala yang muncul dan aktivitas yang dilakukan sebelum munculnya gejala tersebut, serta melakukan pemeriksaan fisik. Dokter juga dapat melakukan tes alergi pada kulit serta tes darah pada penderita untuk membuktikan terjadinya reaksi alergi.

 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi:

  • prinsipnya adalah menghindari hal hal yang menyebabkan alergi yang merupakan alergan pada tubuh kita, misalnya dengan:
    • menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah. Salah satu tujuannya adalah meminimalisir debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi. Usahakan jangan memelihara binatang di dalam rumah ataupun meletakkan kandang hewan peliharaan di sekitar rumah anda.
    • Menjaga kebersihan diri dari mulai ujung rambut hingga ujung kaki.
    • Mempertimbagkan pemakaian pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk.
    • Memilih untuk menggunakan sprei dari bahan katun / yang lain asal tidak menyebabkan alergi dan mencuci secara terjadwal untuk menhindari kotor dan debu.
    • Pemilihan jenis pakaian apakah wool atau katun atau yang lainnya.
    • Pemakaian pendingin udara (AC) dapat digunakan, tetapi tidak boleh terlalu dingin untuk yang sensitive terhadap udara dingin.
    • Awasi setiap makanan atau minuman maupun obat yang menimbulkan reaksi alergi. Hindari bahan makanan, minuman, maupun obat-obatan tersebut. Harus mematuhi aturan diet
Baca juga:  Pasien Positif Covid-19 Asal Lunyuk Dinyatakan Sembuh

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika kita sudah mengalami alergi, maka selain mencegah allergen yang sudah kita tahu, ada baiknya kita memeriksakan diri ke dokter untuk tau bahan bahan apa saja yang menyebabkan kita alergi tersebut, kemudian jika mengalami reaksi alergi dan tidak bisa mengobati sendiri maka harus segera mencar pertolongan ke IGD atau praktek dokter karena salah satu sifat dari alergi adalah tiba-tiba dan sangat berbahaya. Semoga bermanfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *