oleh

HMI Cabang Sumbawa Gedor Kantor Polisi

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sumbawa melakukan aksi demo di Mapolres Sumbawa, Kamis (09/05/2019) pagi tadi. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap tindakan refresif yang dilakukan oleh oknum anggota Polres setempat terhadap kader HMI, beberapa waktu lalu.

Setelah beberapa lama massa aksi melakukan orasi di depan gerbang utama Polres Setempat, kemudian massa diterima oleh Waka Polres Sumbawa, Kompol Ahmad Mansur, S.Ag, didampingi oleh Kabag Ops AKP Burhanuddin, di ruang rapat utama polres Sumbawa.

Ketua Umum HMI cabang Sumbawa, Suhardi mengungkapkan, tindakan refresif yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut tejadi pada Jum’at 03 Mei lalu, saat mereka malakukan akdi demo di Kantor KPU Sumbawa.

“Aksi yang kita lakukan kemarin dari Bawaslu. ketikan kami di Bawaslu, Aksi berjalan dengan lancar, aman dan tertib.kemudian ketika kami berada di KPU, disitu kami mendapat tindakan refresif dari kepolisian,” ungkapnya

Selain tindak refresif kata dia, pihaknya juga keberatan atas apa yang dilakukan oknum polisi yakni menuduh bahwa HMI melakukan aksi demo karena dibayar bahkan ditunggangi oleh pihak tertentu.

“jangan samakan HMI dengan organisasi diluar sana yang mungkin ditemui oleh polisi, mereka bisa dibeli gagasannya dengan rupiah. kita tidak menerima sepeserpun dari siapapun” tagasnya.

Atas tidakan tersebut, ia menuntut agar Kapolres Sumbawa angkat kaki dari Sumbawa, kemudian meminta Kapolres menyampaikan permohonan maaf baik secara lisan maupun tulisan, serta meminta agar oknum polisi yang melakukan tindakan refresif diproses secara hukum.

Menanggapi hal tersebut, Waka Polres Sumbawa, Kompol Ahmad Mansur, S.Ag., mengatakan, bahwa saat ini sebanyak tiga anggotanya berserta sejumlah barang bukti telah dilakukan pemeriksaan dalam bentuk BAP Seksi profesi.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menindaklanjuti kejadian ini. “ini menandakan bahwa adanya keseriusan yang kami lakukan untuk kejadian ini. Tetapi ini masih dalam proses dan kami mohon kesabaran dari semua rekan-rekan HMI. nanti bila mana diminta oleh Sekse Profesi kami kami harapkan bisa dibantu keterangan maupun bukti yang lain,” tarangnya.

“tetapi disamping itu, kami sampaikan bukan untuk membela diri, namun berdasarkan laporan dari rekan kami di lapangan ini terjadi tentu ada sebab dan akibatnya. menurut pandangan kami, bila ada sebab yang muncul maka kami mengharafkan kooperatifnya rekan-rekan untuk dimintai keterangan dari kami,” sambungnya.

Kemudian lanjutnya, terhadap tuntutan lainnya, ia akan menyampaikan kepada pimpinannya dalam hal ini Kapolres Sumbawa untuk ditindaklanjuti. “mudah-mudahan ini bisa diterima oleh pimpinan untuk kenyaman dan keharmonisan kita bersama,” pungkasnya. (KS/aly)

News Feed