oleh

Kecelakaan Kerja Di AMNT, Polisi Olah TKP

Sumbawa Barat, Kabar Sumbawa.com – Kepolisian Resort Polres Sumbawa Barat, Minggu (24/3) kemarin, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kecelakaan kerja yang terjadi di PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) pada Minggu (24/3).

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa S.IK., MH melalui Kasat Reskrim Polres KSB, Muhaemin S.IK kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (25/3) siang.

“Korbannya berinisial ATM (49) warga Kota Mataram, NTB terlebih kasus kecelakaan kerja ini tengah dilidik untuk kepentingan hukum,” ungkapnya.

Mengenai kronologis kejadian, dituturkan Kasat Reskrim, kejadian terjadi hari Minggu (24/3) kemarin sekitar pukul 09.58 Wita di TKP area MWM Laydon.

“Kita terus lakukan pengembangan soal kasus ini, terlebih kami akan memanggil saksi,” imbuhnya seraya menambahkan, Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan Klinik Buin Batu sekitar pukul 09.58 untuk mendapat pertolongan medis, namun sayang nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, management PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang dikonfirmasi media terkait kasus tersebut mengatakan, pihaknya tengah menelusuri kasus kecelakaan kerja salah seorang karyawan dari aliansi PT MacMahon Indonesia.

Anita Avianty selaku Head of Corporate Communications PT AMNT, membenarkan perihal tersebut yang diwawancarai media, via seluler, Senin (25/3) siang.

Dalam keterangan resmi yang diterima oleh media, keluarga besar PT Amman Mineral Nusa Tenggara menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan kerja yang menimpa salah seorang karyawan aliansi kami PT MacMahon Indonesia. Perhatian dan doa kami bersama dengan keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, PT AMNT telah melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan saat ini perusahaan melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan.

“PT AMNT berkomitmen untuk terus melaksanakan dan meningkatkan standar keselamatan kerja yang tertinggi bagi para pekerja di areal tambang yang dikelola PT AMNT,” tandasnya.

Disinggung soal hak korban, Anita menjawab, pihaknya saat ini masih fokus untuk mengurus pemakaman dan jenazah almarhum saat ini dalam perjalanan menuju Malang.(KS/yud)

News Feed