oleh

KPU dan Disdukcapil Datangi Lapas Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – E-KTP merupakan syarat bagi pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungitan Suara yang akan digelar 17 April mendatang.

Semua warga Negara Indonesia yang telah memiliki E-KTP berhak menggunakan hak suaranya, tidak terkecuali Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II.A Sumbawa.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa, Selasa (19/03/2019) mendatangi Lapas Kelas II.A Sumbawa untuk memastikan para warga binaan disana memiliki E-KTP sehingga dapat menggunakan hak pilihnya nanti.

“Hari ini kami bersama Disdukcapil Kabupaten Sumbawa mendatangi Lembaga Lapas Sumbawa untuk memastikan bahwa para Warga Binaan (Wabin) di lapas ini telah dilakukan perekaman E-KTP,” kata Muhammad Kaniti Koordinator Devisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumbawa, kepada media.

Baca juga:  Cabut Telegram Larangan Media, Kapolri: Kami Butuh Masukan Dari Masyarakat 

Dikatakan Ken sapaannya, sebelumnya pihaknya telah memberikan sebanyak 184 nama warga binaan kepada Disdukcapil setempat untuk dilakukan verifikasi ulang. “Hari ini kami melakukan hal tersebut karena nanti ketika pelaksanaan pemilu tahun 2019 wabin juga memiliki hak untuk memilih, syaratnya harus memiliki E-KTP,” kata Ken.

“Nah KTP ini harus di perlihatkan di TPS sebagai bukti bahwa mereka sudah terdata. Kalau wabin ini tidak masuk ke dalam DPT, maka mereka bisa masuk ke dalam DPK degan memperlihatkan KTP,” tambah Ken.

Sentara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Syaihudin Kabid Pendaftaran Penduduk, menyebutkan, pihaknya telah mencetak sebanyak 137 E-KTP warga biaan.

Baca juga:  Pengusaha Qatar dan Swedia, Akan Investasi Pariwisata di KSB

Dikatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pelayanaan kepada para warga binaan yang ada di Lapas tersebut. “Sampai sekarang kami masih melakukan pelayanan kepada napi yang belum memiliki KTP. Alatnya perekaman kita bawa kesaini (Lapas) untuk mempercepat pelayanan,” terangnya. (KS/aly)

 

Komentar