oleh

Hut Kabupaten Sumbawa Ke-60, Bupati Jabarkan Sejumlah Capaian Pemda

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kabupaten Sumbawa telah memasuki usia ke 60 tahun. Pada upacara puncak peringatannya, Selasa pagi (22/1/2019) di Halaman Kantor Bupati, Bupati Sumbawa mengungkapkan sejumlah capaian yang telah diraih selama ini oleh pemrintahan Husni-M0.

Hadir pada acara tersebut Anggota DPR RI, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Bupati Sumbawa beserta Ketua TP. PKK Kab.

Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa beserta Ketua GOW Kab. Sumbawa, anggota DPR RI, para Mantan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Anggota DPRD Provinsi NTB, Pimpinan dan anggota DPRD Kab. Sumbawa beserta jajaran, Sekretaris Daerah beserta Asisten Sekda Kab. Sumbawa, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, para Pimpinan Partai Politik, Rektor Perguruan Tinggi, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda dan Organisasi Wanita, Para Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat, Kalangan Cendekiawan, Pimpinan LSM, Pimpinan Media Massa dan segenap insan pers. Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Ir. Lukman Hakim, M.Sc dalam sambutannya mengharapkan agar pembangunan Beringin Sila dapat diselesaikan tepat waktu sehingga keberadaannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Dalam Sambutannya Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc menyampaikan berbagai capaian yang yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang selama ini telah bekerja keras dan membangun sinergi yang kuat, sehingga berhasil meraih berbagai capaian positif, antara lain dalam hal pengelolaan keuangan daerah, Pemkab. Sumbawa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI enam kali berturut-turut, dalam hal kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, berdasarkan laporan hasil evaluasi Inspektorat Provinsi NTB terhadap LPPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2017 TA 2018, Kab. Sumbawa menduduki peringkat terbaik dari 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB. begitu juga dari aspek akuntabilitas kinerja pemerintah, berdasarkan hasil evaluasi kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, akuntabilitas kinerja Pemkab. Sumbawa berhasil memperoleh upgrading nilai, dari predikat CC pada tahun 2016 dan 2017, menjadi predikat B pada tahun 2018.

Dalam bidang transportasi, berkat kerjasama yang sinergis dengan pemerintah Pusat, terminal baru Bandara Sultan Kaharuddin III telah dioperasikan. pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan lahan untuk penambahan panjang run way agar bisa didarati oleh pesawat yang lebih besar. selain itu, pemerintah daerah juga terus berikhtiar mewujudkan pembangunan Pelabuhan Teluk Santong yang didamba-dambakan terutama oleh masyarakat di wilayah timur Kabupaten Sumbawa. pelabuhan ini direncanakan memiliki kapasitas lebih besar dari Pelabuhan Badas, yang saat ini merupakan satu-satunya pelabuhan bongkar muat di Kabupaten Sumbawa.

Begitu juga dengan infrastruktur jalan, rasio jalan mantap terus meningkat setiap tahunnya. sampai dengan tahun 2018, kondisi jalan mantap di kabupaten sumbawa mencapai 632,07 km (66,43%) dari total 951,51 km panjang jalan kabupaten.

saat ini Pemda juga telah memulai pembangunan Bendungan Beringin Sila, bendungan terbesar di Kabupaten Sumbawa yang sudah lama diidam-idamkan oleh warga Kecamatan Utan dan masyarakat Sumbawa pada umumnya. Selanjutnya dalam bidang kesehatan, Pemda terus melanjutkan program revitalisasi puskesmas sehingga semakin banyak puskesmas yang terakreditasi. relokasi Rumah Sakit Umum Daerah di Wilayah Sering Kec. Unter Iwes, yang sudah sejak lama diinisiasi, juga akan segera terealisasi.
Dalam Bidang Pendidikan, Pemda juga terus berikhtiar maksimal mewujudkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, termasuk meningkatkan mutu pembelajaran, kualifikasi dan kompetensi para guru. berbagai program kemitraan dengan lembaga-lembaga yang concern di bidang pendidikan terus dijalin.
Dalam bidang ekonomi, Pemda terus melanjutkan program revitalisasi pasar untuk menghadirkan pasar rakyat yang lebih representatif sebagai sentra pengembangan ekonomi kerakyatan. sebut saja Pasar Brang Bara, Pasar Langam, Pasar Labuhan Sumbawa dan Pasar Utan yang pada tahun 2017 lalu dirampungkan pembangunannya. pada tahun 2019 ini, juga akan merealisasikan revitalisasi Pasar Seketeng secara keseluruhan dengan total anggaran mencapai 58 Milyar rupiah. DED Pasar Seketeng ini telah dirampungkan sejak tahun 2017 lalu, dan saat ini proses pembebasan lahan masih berlangsung.

Untuk mendukung upaya pengembangan ekonomi kerakyatan, juga telah mendirikan 101 Bumdes yang diharapkan dapat merangsang geliat perekonomian masyarakat desa. melalui Bumdes pula Pemda menyalurkan Kredit Sahabat (Krabat) tanpa bunga kepada para petani miskin sebagai upaya untuk melindungi petani yang mengalami kesulitan permodalan dari jeratan rentenir.

Di bidang pertanian, kemajuan juga begitu terasa. produksi padi terus meningkat dari tahun ke tahun, sehingga Kab. Sumbawa tetap dapat menopang ketahanan pangan secara nasional. selain padi, tanaman jagung juga menjadi komoditas unggulan yang terus dikembangkan, bahkan saat ini kami menargetkan produksi jagung sebesar satu juta ton per tahun untuk mendukung swasembada jagung nasional. Juga telah mencanangkan gerakan masyarakat agribisnis jagung integrasi sapi (Gema Jipi) sebagai salah satu program untuk mengintensifkan produksi jagung dan juga ternak sapi. Dalam hal pengelolaan keuangan desa, dengan support Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan juga BHPRD, desa-desa di Kabupaten Sumbawa sudah mampu menunjukkan daya saing dan kemandiriannya. Terhadap realisasi penerimaan PBB-P2 Pemda bahkan memberikan hadiah umroh bagi para Camat, Kepala Desa dan bendahara kecamatan penerima PBB-P2, yang berkinerja baik serta mampu memenuhi atau bahkan melampaui target penerimaan di wilayahnya masing-masing. (KS/adm)

News Feed