2020, Sumbawa Barat Bebas Blind Spot

Sumbawa Barat, KabarSumbawa.com – Blind Spot atau titik buta sinyal komunikasi di beberapa wilayah KSB saat ini masih banyak. Oleh karena itu, Dinas Kominfo KSB, menargetkan tahun 2020 mendatang, wilayah-wilayah yang belum tersentuh sinyal komunikasi terwebut akan bebas dari blind spot.

Kepala Dinas Kominfo KSB, Drs. H. Burhanuddin kepada awak media, Kamis (17/1) mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi RI. Dari hasil koordinasi tersebut, Kemkominfo menjanjikan di tahun ini wilayah KSB yang belum mendapat sinyal akan diberikan sinyal dengan cara mendirikan tower telekomunikasi.

“Tahun lalu program ini sudah dianggarkan ,namun gagal lelang. Karena kondisi daerah kita yang terkena gempa” tandas H. Burhanuddin seraya menambahkan hal ini sesuai dengan program Kementerian Kominfo RI yang akan membebas sinyalkan daerah di Indonesia yang belum mendapatkan sinyal di 2020.

Untuk tahun ini, lanjutnya, ada 6 desa yang sedang diperbaharui usulannya ke Pusat untuk dibebas sinyalkan. Desa tersebut yakni, Desa Mata Iyang, Rarak Ronges, Batu Melik, Tua Nanga, Kelanir dan Kiantar.

“Kita sangat optimis, tahun ini Desa-Desa tersebut bisa diselesaikan dan mendapatkan sinyal. Kita disini hanya menerima, mereka yang membangun dan mengoperasikan.” Imbuhnya

Ia menjelaskan, setelah mengusulkan desa-desa tersebut, Daerah hanya menyiapkan tempat dan tanahnya. Dan itupun sudah disiapkan semuanya.

“Kami berharap agar masyarakat bisa memaklumi, karena kami sudah mengusahakan terus menerus dengan menjalin komunikasi dan sudah meminta ke Kementrian. Kita hanya bisa menunggu karena hhal ini sudah menjadi kewenangan pusat.” Harapnya.

Sementara itu, untuk wilayah-wilayah yang sudah bebas sinyal namun masih lemah akses internet seperti sinyal 2G, 3G dan 4G. Pihaknya sedang mengusahakan hal tersebut dengan berkomunikasi bersama beberapa Provider Seluler.

“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa provider dan meminta mereka untuk mengganti peralatan transmisi agar menambah kecepatan akses sinyal yang ada.” Pungkasnya.(KS/yud)

News Feed