oleh

Festival Mantar 2018, Perpaduan Desa Budaya dan Ekstreme Sport

Sumbawa Barat, KabarSumbawa – Event Festival Mantar yang akan di gelar 8-9 Desember mendatang di Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, akan memadukan Tradisi Khas Lokal Desa Mantar sebagai Desa Budaya dan Paralayang Exibhition.

Kepala Dinas Pariwisata KSB, I Gusti Sumbawanto, kepada KabarSumbawa.com di ruang kerjanya, Rabu (5/12) mengatakan, Pihaknya sengaja mengambil format perpaduan Tradisi Budaya dan Olahraga Ekstreme karena kedua hal tersebut yang menjadi daya tarik Desa Mantar.

“Untuk tradisinya nanti akan ada Sedekah Lang dari ratusan warga mantar dengan membawa hasil panen ke suatu tempat sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil panen” Jelas Sumbawanto.

Baca juga:  Sosialisasi Kepemiluan, KPU Undang Mahasiswa Unsa

Sementara itu untuk Paralayang Exibhition, akan diikuti atlet-atlet dari seluruh NTB. Walaupun sifatmya eksibisi, tapi akan memperebutkan Piala bergilir Bupati Sumbawa Barat.

“Kalau itu, kami masih bicarakan lagi, namun akan diupayakan seperti itu” Imbuhnya.

Selain itu, Festival Mantar 2018 ini juga akan mengundang Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Lombok-Sumbawa untuk mengikuti Jambore GenPi yang masuk dalam rangkaian event tersebut.

“Diharapkan dari kehadiran GenPi ini, dapat mengekspose lebih lagi tentang Festival Mantar. Yang seperti kita ketahui, GenPi ini merupakan Binaan Langsung dari Kementerian Pariwisata RI” Pungkasnya.(KS/yud)

ksbksb ksbksb