Pacuan Kuda Gubernur Cup 2018 Dimulai, 530 Kuda Berlaga

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kejuaran Pacuan Kuda Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Cup tahun 2018, di Arena Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, resmi dibuka oleh Gubernut NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M,Sc,. Sabtu (01/12/2018)

Sebanyak 530 ekor kuda yang terbagi dalam 15 kelas akan berlaga di ajang bergengsi tersebut. Adapun 15 kelas yang dimaksud yakni, Kelas TK A, Kelas TK B , Kelas OA , Kelas OB, Kelas Harapan A, Kelas Harapan B, Kelas Tunas A, Kelas Tunas B, Kelas Tunas C, Kelas Dewasa A, Kelas Dewasa B, Kelas Dewasa C, Kelas Dewasa D, Kelas Dewasa E dan Kelas Derby.

Turut hadir dalam kegiatan bergengsi tersebut, Kasrem 162/Wira Bhakti LetkolInfEndarwanYansori, Dandim 1607/Sumbawa LetkolInf Samsul Huda, SE, M.Sc, Wakil Bupati Kab Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, Kepala Dinas Pariwisata Sumbawa Ir. H. Junaedi M.Si, Kasdim 1607/Sumbawa Mayor Arh. Huwairy ,ST, Ketua Pordasi NTB, ketua Pordasi Sumbawa, Rektor UNSA, Unsur FKPD Kabupaten Sumbawa, Camat, Kades, toga, toma, todat Kecamatan Moyo Utara serta para tamu undangan sekitar 800 yang ikut menyaksikan kejuaaraan terbesar itu
Dandim 1607 Sumbawa, Letkol. Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., selaku Ketua Panitia Pacuan Kuda Gubernur NTB Cup tahun 2018 dalam laporannya mengatakan, kejuaraan merupakan Gubernur Cup pertama, dengan inisiatornya tidak lain adalah Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M,Sc,.

Adapun peserta kata Dandim, berasal dari NTB (Sumbawa, Lombok, Mataram) dan ada juga dari NTT. Kemudian sebanyak 530 ekor kuda telah teftar, yang akan terbagi menjadi 15 kelas, dan akan dipertandingkan mulai tanggal 1 hingga tanggal 9 Desember, dengan hadiah yang bervariatif ada sepeda motor, kerbau, sapi, dan juga kulkas.

Kemudian, Wakil Bupati, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutanya berharap, pacuan kuda Gubernur NTB Cup yang diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa, membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ia juga berharap, dengan adanya kujuaraan ini, adanya pengembangan bibit kuda di Sumbawa, sehingga pacuan kuda dapat terus terpelihara di Kabupaten Sumbawa. “karena yang kita tahu di Sumbawa hampir kekuragan bibit kuda, disini barangkali kita harapkan pengembangannya sehingga budaya pecuan kuda ini dapat terpelihara,” harap Wabup.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M,Sc,.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M,Sc., dalam sambutanya mengatakan, ia berterima kasih terhadap pantia penyelenggara terutama Dandim 1607 Sumbawa yang telah menyebabkan banyaknya peseta pacuan kuda Gubenur Cup.

Menurutnya, indikator pacuan kuda, jujur atau tidaknya dapat dilihat dari jumlah pesertanya, jika pesertanya kurang dari 300 berarti penitianya tidak beres, namun juka pesertanya sampai 500 berarti mendekati keadilan yang ideal.

Lanjut Bang Zul-Akrab disapa Gubernur NTB ini, jika pacuan kuda dijadikan untuk menarik wisatawan, maka dia harus diselenggarakna rutin setiap bulan karena tidak mungkin turis datang tidak ada yang disaksikan.

Ia menegaskan, ini menjadi masukan bagi pariwisata NTB, jika memang pacuan kuda dapat diandalkan, maka dilaksanakan setiap bulan, namun waktunya tidak panjang-panjang, hanya di laksanakan pada hari sabtu dan minggu saja.

“Jadi kalau kita kadang-kadang sekali enam bulan tapi agag panjang. Petimbangan yang lain tiap bulan dan hanya sabtu dan minggu saja, suapaya turis kalau datang minimal mereka tahu kalau ada pacuan kuda ada diujung bulan dan membuat joki-joki cilik tidak terganggu sekolahnya, jadi ada kalau sabtu minggu, anak-anak kita bisa tetap sekolah,” katanya.

Ia berharap, kedepan pemerintah mampu mendisain satu program yang bersinambungan, maka pacuan kuda menjadi indikator hidupnya peternakan. “bukan hanya pacuannya ada tapi ternaknya makin lama makin susut, ini saya kira mudah-mudahan dengan pantia yang baik dan punya integritas maka pacuan kuda semakin lama semakin ramai,” harapnya.

Diakhir pembukaan, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc menyerahkan secara simbolis bak sampah sebanyak 25 buah dan pohon flamboyan kepada Wakil Bupati Sumbawa. Selanjutnya, menyaksikan laga eksebisi di kelas Tunas C. (KS/*)

News Feed