Satu ABK Multi Prima I Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Multi Prima I, yang tenggelam di selat Bali, Kamis lalu, berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat diperairan Utara Laut Sumbawa, Rabu (28/11/2018) kamarin sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Informasi ditemukannya salah satu ABK Multi Prima I, yang belakangan dikatahui bernama Nahum Naimbanas alias Riski (26), pertama kali diketahui oleh patugas Stasiun Radio Pantai (Srop) Labuhan Badas Sumbawa.

Kapala Srop Labuhan Badas, Hasibuah, yang ditemui, Kamis (29/11/2018) di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya menerimah informasi tersebut melalui siaran radio laut yang disiarkan oleh KM Senja Persada.
Menurut informasi yang ia peroleh dari KM Senja Persama, korban pertama kali ditemukan oleh Kapal Motor Visel Virgo tujuan Australi di Nautical Mil pada koordinat 06 44 600 Lintang Selatan, 117 21 530 Lintang Bujur Timur di dekat Pulau Magaragam dan Pulau Satangar perairan Makasar.

Kemudian lanjutnya, MV Virgo menyerahkan korban ke kilo mix KM Sejna Persada, yang pada saat itu berlayar dari pulau Buruh tujuannya ke Surabaya gersik untuk mengangkut Semen.

“Jadi saudara Riski dievakuasi sekitar jam 15.30 lokal time dan sekitar jam 16.00 kapal sudah melakukan pergerakan menuju pelabuhan Surabaya, Jawa Timur. Keadaan korban dalam keadaan sehat namun kondisi agak sedikit lemas karena sekitar 4 hari terapung ditengah laut dengan hanya menggunakan live jaket,” jelasnya.

Lanjut Hasibuan, kominikasi tekahir dari Srop Badas dengan kapal Senja Persada sekitar jam 09.30 pada titik koordinat 07 derajar 19 menit 90 detik Lintang Selatan dan 115 derajar 20 menit 00 detik Eco Bujur Timur. Artinya pada posisi ini kapal sudah berada disekitar perairan Surabaya, yang rencana tibanya pada Jum’at (30/11/2018) pagi, sekitar 04.00 lokal time.

“Rencana korban akan diturunkan di pelabuhan Surabaya lalu selanjutnya kapal tersebut melanjutkan perjalanan ke gersik,” katanya.

Seperti yang diketahui, KM Multi Prima I dengan rute Surabaya menuju Waingapu tenggelam dihantam gelombang saat berada di perairan Kapoposang Bali, Kamis (22/11/2018) pukul 18.00 Wita.

Kapal tersebut membawa 14 penumpang, 7 ABK berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat oleh KM Cahaya Abadi yang sebelumnya menerima isyarat meminta bantuan. Namun 7 ABK lainnya belum berhasil ditemukan. (KS/aly)

News Feed