oleh

HUT TNI k3-73, Panglima TNI Beri Lima Penekanan Pada Para Prajurit

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Pada peringatan HUT TNI ke-73, panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjonto., menyampaikan lima penekanan kepada prajrit TNI dari sabang sampai Marauke.
Amanat tersebut disampaikan oleh Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda, SE., M.Sc, dalam upacara HUT TNI ke-73 di Halaman Makodim 1607 Sumbawa, (05/10/2018).

Adapun penekanan tersebut yakni, pertama, perkokoh iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.

Pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa. Ketiga yaitu tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat yugas selalu menanti, menghadapi barbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI.
Mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan pemilu Tahun 2019, jangan sampai terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu.
Jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Baca juga:  KPU Sumbawa Tetapkan Syarat Minimal Dukungan Calon Perseorangan

Dikatakan, peringatan HUT TNI ke-73 Tahun 2018, mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat, karena mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagi pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh Negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

Disampaikan pula, mencermati perkembangan di masa kini dan memperhatikan tantangan-tantangan di masa depan, maka TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang professional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan.

Pembangunan TNI yang terstruktur dalam rencana Postur TNI dan rencana strategis TNI, pada Tahun 2018 telah mencapai 61,9 % target Minimum Essential Force (MEF), dan diharapkan pada akhir Tahun 2019 akan mencapai 72 % seperti target pemerintah pada akhir Renstra 2015-2019.

Baca juga:  Cakada Diminta Tidak Libatkan ASN Dalam Politik Praktis

Berbagai jenis alutsista akan berdatangan pada akhir tahun 2019, seperti rudal Strartreak TNI AD, Kapal Selam TNI AL, Pesawat CN 235 TNI AL dan TNI AU, serta pesawat tempur Sukhoi 35 TNI AU.
Sedangkan pembangunan sarana dan prasarana dan pemenuhan alutsista, terus dilaksanakan di empat satuan baru, yaitu Divisi Infanteri 3/Kostrad di Pakatto-Sulawesi Selatan, Koarmada III di Sorong, Koopsau IIIdi Biak, dan Pasmar 3 di Sorong, dan dalam waktu dekat juga akan diresmikan Pangkalan TNI Terpadu Natuna, sebagai pangkalan operasi TNI yang mengandung kekuatan tiga matra.

Upacara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Pimpinan OPD, para Camat dan Lurah se Kabupaten Sumbawa, juga dirangkaikan dengan Korp Raport Kenaikan pangkat 36 orang anggota Kodim 1607/Sumbawa dalam pangkat Bintara/Tamtama. (KS/aly)

ksbksb ksbksb