Tawuran, Polisi Amankan Puluhan Pelajar di Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Puluhan pelajar dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumbawa, diamakan ke Mapolres Sumbawa, Rabu (03/10/2018).

Puluhan pelajar ini diamankan karena diduga telah melakukan penyerangan terhadap sekolah lain yakni SMKN 3 Sumbawa.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK, yang dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Dikatakan, puluhan pejar ini berkumpul kemudian mendatangi sekolah lain yakni SMKN 3 Sumbawa untuk melakukan penyerangan dengan menggunakan batu.
“Mereka berkumpul kemudian mendatangi sekolah-sekolah lain untuk melakukan penyerangan dengan menggunakan batu,” kata Kapolres.

Diakuinya, sebelumnya juga telah terjadi penyerangan terhadap sekolah dan melukai salah seorang guru. Kemudian lanjutnya, saat pengaman, salah serang dari anggotanya juga terkena lempatan batu oleh para pera pelajar tersebut.
“Kemarin ada korban guru di salah satu sekolah yang kena lempar. Kemudian tadi pada saat dilakukan penanggakapan oleh anggota, mereka juga dilempar pake batu, untuk mereka menggunakan helm. Kemudian dengan kedewasaan anggota saya, pelajar ini diamankan ke kantor,” terangnya.

Terhadap pengaman terhadap puluhan pelajar tersebut, ia menegaskan, ingin memberikan efek jerah, sehingga hal serupa tidak lagi terjadi. Kerena menrutnya, mereka merupak aset bangsa yang memebutuh perhatian dari orang tua, tenaga pendidik, serta pemerintah, agar mereka bisa belajar dengan baik.
“Intinya kami ingin memberikan efek jerah kepada para pelajar, mereka aset bangsa, kalau dari sekarang mereka melakukan pandalisme seperti ini bagaimana nanti besarnya, jadi butuh perhatian dari orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah agar mereka bisa belajar dengan baik,” ujarnya.

“Saat ini kita kumpulkan para kepala sekolahnya dan dari dinas terkait, serta orang tuanya, kami akan kembalikan mereka kalau dijemput oleh orang tuanya dengan membuat surat pernyataan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Sumbawa, Jayadi, S.Pd., yang dikonfirmasi media di Mapolres Sumbawa, mengatakan, kejadian penyerangan terhadap sekolah yang ia pimpin saat ini, ia telah menerima informasi via telpon, tentang adanya konvoi sekelompok siswa. Namun ia tidak menyangka sekelompok siswa tersebut menyerang sekolahnya dengan menggunakan batu.

“sampai di depan sekolah, mereka langsung melepari sekolah dengan batu, ada guru yang kena badannya dengan batu, ada kaca sekolah juga yang pecah, siswa yang sedang belajar juga ketakutan,” ungkapnya. (KS/aly)

News Feed