oleh

Sekda Sambut Tim Juri Lomba Sekretariat TKPSDA WS

Sumbawa besar,  kabarsumbawa.com -Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi menyambut kedatangan Tim Juri Lomba Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS), dengan mengalungkan Pabasa kepada 4 orang tim juri, pada Rabu pagi (3/10/2018) bertempat di Kantor Sekretariat TKPSDA WS Sumbawa. Kegiatan yang diawali dengan tarian penyambutan dari siswa-siswi SMKN 1 Sumbawa tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I (BWS NT I), Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Prov. NTB, perwakilan OPD terkait.
Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Daerah menyampaikan ucapan selamat datang di Tana Samawa kepada Tim Juri Lomba Sekretariat TKPSDA WS beserta rombongan, dan berharap semoga Sekretariat TKPSDA WS Sumbawa dapat terpilih sebagai sekretariat terbaik dalam tugasnya mengelola Sumber Daya Air Wilayah Sungai di Kabupaten Sumbawa.
Disampaikan pula bahwa bagi petani, bendungan sangat bermanfaat terutama pada saat musim tanam. Peran sektor pertanian dalam struktur perekonomian nasional sangat strategis, termasuk di Kabupaten Sumbawa yang merupakan daerah penyokong Provinsi NTB sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Terkait hal tersebut, peran penting Sekretariat TKPSDA WS diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan operasi dan pemeliharaan sistem jaringan irigasi di tingkat primer dan sekunder, karena sinergi dan kolaborasi yang baik antara masyarakat petani dan pemerintah melalui Sekretariat TKPSDA WS akan memaksimalkan fungsi Sumber Daya Air Wilayah Sungai dalam mendukung sektor pertanian.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana harmonis bagi stakeholder terkait dalam pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai dan berharap kegiatan penilaian ini bisa terus memotivasi semua pihak, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan SDM pengelola SDA WS, serta berdampak positif kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I Ir. Asdin Julaidy, MM.,MT menyampaikan bahwa BWS NT I selain merupakan BWS terbesar di Indonesia yang mengelola 75 bendungan besar dan kecil, juga menjadi contoh bagi balai-balai lain di Indonesia karena sudah menjadi pionir sumber daya air, salah satunya dengan inovasi terbangunnya studio sistem alokasi air di Pulau Lombok, yang dapat digunakan untuk mengontrol debit air dan dilaksanakan secara real time, sehingga masyarakat dapat langsung mengetahui jumlah debit air yang akan dibagi. Dijelaskan bahwa BWS NT I memfasilitasi seluruh kegiatan TKPDSA WS Sumbawa, yang 2 tahun terakhir selalu mengikuti setiap lomba dan selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik dan terus maju dalam memantapkan seluruh kegiatan. Dengan motto tidak ada setetes air hujanpun kembali ke laut, Ir Asdin berharap ke depan dapat dibuat aturan tegas terhadap pola tanam karena berdampak pada ketersediaan air di bendungan, karena kebutuhan pertanian di NTB sangat besar, sehingga tidak sebanding dengan sumber air yang ada. Dan BWS NT I berkomitmen terhadap alokasi air yang ada di NTB.
Sebelumnya, perwakilan Tim Juri Ir. Sudarsono, CIS menyampaikan bahwa sehubungan dengan telah dilaksanakannya Lomba Sekretariat TKPSDA WS se-Indonesia di Denpasar pada tanggal 23 sampai 27 April 2018 yang lalu, dan sebagai tindak lanjut ditetapkannya Sekretariat TKPSDA WS Sumbawa sebagai nominasi I (pertama), maka tim juri mengadakan kunjungan lapangan untuk memverifikasi nominasi yang diperoleh. Adapun tujuan dilaksanakannya lomba tersebut selain untuk mengukur pemahaman pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat TKSDA, juga untuk menilai kinerja Sekretariat TKSDA dan memberikan motivasi pelaksanaan tugas dan fungsi TKPSDA. Lebih jauh dijelaskan terkait terkait 6 (enam) Tugas dan fungsi Sekretariat TKPSDA yaitu memfasilitasi dan mendorong pembahasan pola dan rencana Sumber Daya Air (SDA), memfasilitasi pembahasan sinkronisasi program dan kegiatan SDA, memfasilitasi dan mengusulkan rencana alokasi air tahunan, membahas tentang pemanfaatan SDA, dan membahas isu-isu strategis di wilayah sungai. (js/-)

ksbksb ksbksb
Baca juga:  Belum Masa Kampaye, APK di Sumbawa akan Ditertibkan