Selamat, Tim PKM UNSA Kembali Lolos ke PIMNAS

Kabarsumbawa.com – Dua tahun berturut-turut tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar lolos ke Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS).

Tahun sebelumya tim PKM UNSA sukses menuju PIMNAS yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia Makasar, sementara untuk tahun 2018 Tim PKM UNSA berhasil lolos menuju PIMNAS yang akan berlangsung tanggal 28 Agustus-2 September 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Kali ini mengambil judul “Teman DJ (The Mangrove Daun Jeruju)” di desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa dalam kategori PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), Tim Program PKM UNSA sukses menampilkan penampilan gemilang di depan para dewan juri (reviewer eksternal) pada ajang Pekan Ilmiah Daerah (PIMDA) yang berlangsung di Universitas Mataram beberapa pekan yang lalu. Menuju PIMNAS nanti, UNSA akan bersaing dengan ratusan perguruan tinggi se Indonesia untuk memperebutkan tim terbaik dihadapan para reviewer nasional.

Dwi Mardhia, M.Sc selaku dosen pendamping mengaku bangga dan sangat mengapresiasi para mahasiswanya yang begitu semangat ingin menampilkan yang terbaik bagi kampusnya. mereka siang malam terus berusaha berlatih dan memperbaharui image apa yang ingin mereka tampilkan dengan ide kreatifnya, bagi saya ini adalah kebanggaan yang sangat luar biasa, “Insya Allah kami akan memberikan yang terbaik di PIMNAS mendatang”, tutupnya.

Sementara Yunita Safitri selaku ketua tim mengatakan bahwa keberhasilan menuju PIMNAS merupakan etape puncak setelah beberapa fase telah dilewati, dimulai dari membuat proposal yang harus bersaing dengan seluruh Universitas yang ada di Indonesia, baik Perguruan Tinggi negeri maupun swasta. Setelah itu dilaksanakan penetapan proposal yang lolos oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kemudian dilaksanakan seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Daerah (PIMDA) di masing-masing region, setelah itu penentuan tim PKM yang lolos ke PIMNAS. Artinya bahwa persaingan menuju ke PIMNAS sangatlah ketat dan harus bersaing dengan Universitas-Universitas top di Indonesia. Kami sangat mengapresiasikan usaha dan kreatifitas mahasiswa, tutupnya.

Osi Saputra selaku salah satu anggta tim tim menyatakan bahwa kami akan memberikan yang terbaik di PIMNAS mendatang untuk UNSA dan Sumbawa. Mohon dukungannya, harapnya.

Sekilas tentang judul yang diambil oleh tim PKM UNSA, bahwa mangrove selama ini mungkin hanya dikenal sebagai tanaman laut yang berada di pesisir pantai yang bermanfaat dalam peranan ekologis saja, namuan siapa sangka, melalui tangan kreativitas mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan UNSA (MSP UNSA) yang diketuai oleh Yunita Safitri bersama empat anggotanya yaitu Siti Khadijah, Osi Saputra, Aan Saputra, dan Rahman Firdaus, daun mangrove mampu disulap menjadi teh dan memiliki nilai ekonomis.

Membayangkan mangrove hidup disepanjang pesisir pantai dengan jumlah yang begitu banyak, namun saat ini daunnya pun bisa dimanfaatkan menjadi teh oleh masyarakat. Selain itu, bahwa dengan diberdayakan mangrove daun jeruju menjadi teh diharapkan dapat menjadi solusi untuk melestarikan mangrove yang ada di desa Emang Lestari melalui pelatihan pengelolaan daun mangrove tersebut menjadi teh.

Sejalan dengan itu, diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat mempunyai alternatif mata penaharian dengan memanfaatkan sumberdaya potensial yang ada desa mereka yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Proses demikian dapat menjadi sampel untuk bisa dipraktekkan di daerah-daerah lain khususnya yang mempunyai potensi yang sama dengan desa Emang Lestari. (ks/-)

Komentar

News Feed