oleh

Sambut Diplomat 10 Negara, Sumbawa Gelar Welcome Ceremony

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com – Kedatangan 30 Diplomat Internasional dan regular dari 10 negara yang tiba di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar pada hari Minggu (29/4/2018) disambut oleh Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Ir. Junaidi, M.Si dan jajaran Pemkab Sumbawa. Kunjungan Diplomat pada Sesparlu Internasional ke-20 di Kabupaten Sumbawa yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusdiklat Kementerian Luar Negeri langsung bertolak ke Kantor Bupati Sumbawa sebagai lokasi welcome ceremony.
Bupati Sumbawa diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekda bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Wakapolres Sumbawa, Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa, Camat lokasi kunjungan dan tokoh masyarakat menyambut rombongan Sesparlu Internasinal Kemlu di Aula Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa.
Bupati Sumbawa menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Pusdiklat Kemlu dan para Diplomat. Kepada para diplomat, peserta Sesparlu Internasional Kemenlu Republik Indonesia, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa menyampaikan ucapan selamat datang di daerah kami Tana Samawa Sabalong Samalewa ujar Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Sumbawa.
Selanjutnya Bupati menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas ditunjuknya Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi Kunjungan Sesparlu Internasional ke-20. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami mendapatkan kunjungan dari Bapak dan Ibu sekalian guna mengeksplor potensi wisata dan UMKM yang dimiliki daerah kami, dan kami sangat berharap agar pengalaman yang diperoleh selama berada di tana samawa ini dapat menjadi bahan bagi Bapak Ibu sekalian dalam mempromosikan daerah kami khususnya sektor pariwisata dan umkm di luar negeri, lanjut Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan secara singkat potensi Kabupaten Sumbawa baik luas wilayah, karakter wilayah, kultur masyarakat Sumbawa serta potensi sektoral yang ada di Kabupaten Sumbawa, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat. Kami memahami bahwa Sektor Pariwisata memiliki nilai strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Hal ini tidak lepas dari dampak-dampak ikutan yang ditimbulkan dari sektor ini. Daerah-daerah yang memiliki program pariwisata yang sudah mapan seperti di pulau Bali dan Lombok, peluang-peluang usaha akan tumbuh dan berkembang dengan baik papar Sekda.
Lebih lanjut disampaikan Sekda bahwa pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Sumbawa pada dasarnya tidak terlepas dari rangkaian pembangunan daerah kami yang memiliki visi terwujudnya masyarakat sumbawa yang berdaya saing, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong royong, dimana dalam salah satu misinya adalah “memelihara dan mengembangkan potensi budaya dan kearifan lokal.
Perkenankanlah, kami sesuai dengan agenda kunjungan Bapak Ibu sekalian, kami akan menyajikan dan akan memperlihatkan beberapa lokasi dan atraksi wisata serta kultur budaya masyarakat Sumbawa, termasuk juga produk-produk UMKM khas Sumbawa, ujar Sekda.
Kami berharap semoga kunjungan ini menjadi berkah untuk kita semua bagi terciptanya peluang kerjasama yang saling menguntungkan dengan negara-negara para peserta Sesparlu Internasional di masa mendatang, pungkas Sekda mengakhiri sambutan tertulis Bupati Sumbawa.
Kepala Pusdiklat Kementerian Luar Negeri RI, Yayan G. H. Mulyana dalam mengawali sambutannya dengan memperkenalkan para diplomat internasional yang mengikuti program Sesparlu Internasional ke-20. Para diplomat internasional yang turut berkunjung ke Sumbawa antara lain Ms. Maria Del Carmen Bernal Ledesma dari Meksiko, Mr. Dubravko Zirovcic dari Kroasia, Mr. Daniel Heldon dari Australia, Ms. Yen Nguyen dari Viet Nam, Mr. Thatsaphone Noraseng dari Laos, Ms. Sandar Tin dari Myanmar, Mr. Francisco Dionisio Fernandes dari Timor Leste, Mr. Heng Sophea dari Kamboja dan Mr. Choo Won Hoon dari Korea Selatan.
Kapusdiklat menjelaskan mengapa Sumbawa? Mengapa kami berkunjung ke Sumbawa. Seringkali ketika orang atau bangsa-bangsa membangun diplomasi selalu Jakarta-Canberra, Jakarta-Zagreb, Jakarta-Hanoi, Jakarta-Phom Phen. Kami ingin jauh melampuai antara Jakarta-Canberra, kami ingin menghubungkan Australia dengan Sumbawa, Kroasia dengan Sumbawa, ini yang kami yakini sebagai paradigma diplomasi, sebagai bentuk diplomasi yang kami yakini dapat mempekuat diplomasi kapital-kapital, ujar Yayan.
Lebih lanjut, Kapusdiklat mengatakan mengapa Sumbawa, karena Sumbawa merupakan titik ataupun geografis yang sangat penting bagi kami dan potensinya sangat padat sekali. Dan kehadiran Bapak Ibu dari 9 negara akan menjadi pembawa berita baik dari Sumbawa.
“Dari beliau-beliau lah berita baik mengenai Sumbawa dapat tersiarkan dengan baik kenegaranya. Insyaaallah Sumbawa akan dikenal di Kroasia, Eropa, Asia Timur, Pasifik bahkan akan semakin dikenal di Asia Tenggara, ujar Kapusdiklat.
“Dengan demikian kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati yang sudah berkenan menerima kunjungan kami. Dengan program yang begitu bagus, bahkan pada sore hari ini dijadwalkan menonton pacuan kuda, pungkas Kapusdiklat Kemlu.
Pada acara welcome ceremony tersebut, Sekda Sumbawa dan Kepala Pusdiklat Kemlu saling tukar plakat, sekaligus pengalungan pabasa kepada Diplomat Internasional yang diwakili oleh Ms. Maria Del Carmen Bernal Ledesma dari Meksiko. Perform lagu Sabalong Samalewa yang dibawakan dengan apik oleh para Diplomat menjadi pamungkas welcome ceremony di Aula Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa.
Sedangkan di Lobi Kantor Bupati Sumbawa selanjutnya menjadi lokasi welcome party atau santap siang bersama para Diplomat, para pejabat Kemlu dengan pejabat Pemkab Sumbawa, yang diakhiri dengan ucapan terima kasih dari Diplomat Internasional yang diwakili oleh Ms. Maria Del Carmen Bernal Ledesma dari Meksiko pula, sekaligus penyerahan Buku Pariwisata Sumbawa oleh Sekda Sumbawa kepada para diplomat.(ks/*)

ksbksb ksbksb
Baca juga:  Fud Ajak Pendukung Kolom Kosong Untuk Saling Menghargai