oleh

Baliho Paslon Diturunkan, Bawaslu Akui Ada Miss

Ilustrasi Penertiban Baliho
Ilustrasi Penertiban Baliho

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com – Baliho kampanye beberapa pasangan calon gubernur di beberapa tempat diturunkan panwascam beberapa waktu lalu, dan sempat menuai protes. Penurunan tersebut, diakui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa, karena miss komunikasi.

Syamsi Hidayat, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (26/03) menegaskan, sebelum rapat koordinasi di KPU Sumbawa yang digelar Senin (26/03) Bawaslu Kabupaten Sumbawa, tidak mengetahui bahwa kelebihan dari jumlah yang ditetapkan diperbolehkan.

“Hari ini, baru dia KPU itu. Kita tadi rapat koordinasi bersama tim itu, bahwa kelebihan yang diluar dari PKPU itu dibolehkan. Diluar lima titik, dan delapan baliho tambahan itu dibolehkan dipasang,” katanya.

Ditegaskan, terkait penurunah alat peraga paslon merupakan sikap tegas dari panwascam bersama sat pol PP di kecamatan, setelah sebelumnya dilayangkan surat rekomendasi ke KPU Sumbawa. “Sebelum hari ini, kita sudah rekomendasikan agar menurunkan alat peraga ini, atas kelebihan, ke KPU. Karena sama sekali kita tidak tahu bahwa sebelumnya boleh ada penambahan, maka panwascam bersikap bersama sat pol PP,” ungkapnya.

Baca juga:  Terkait SKSR, Ini Permintaan Pimpinan Parpol di KSB Kepada RSJ Mataram

Sebelumnya, wakil ketua tim pemenangan Ali-Sakti, H.Muhammad Tauhid mengungkapkan kekecewaan terhadap penurunan baliho paslon di kecamatan Alas. Sebab, pemasangan baliho tersebut tidak melanggar ketentuan terkait baliho tambahan.

 “Penentuan titik ini, sepertinya panwas kabupaten dan provinsi tidak koordinasi untuk titik tambahan 150 persen. Sehingga tim memasang di Alas dianggap melanggar dan ambil tindakan menurunkan,” katanya.

Seharusnya, ungkap dia, sebelum menurunkan alat peraga, panwas berkoordinasi dengan tim pemenangan. “Menyangkut pemasangan baliho ini, koordinasi kami dengan provinsi. Sehingga kebijakan langsung di handle provinsi,” tegasnya.

Senada hal tersebut, Abdul Haji, Ketua Tim Pemenangan Suhaili-Amin, juga menyayangkan tindakan panwascam yang menurunkan baliho paslon di Kecamatan Alas Barat dan kecamatan Tarano. “Panwas terlalu berlebihan dalam merespon. Seharusnya ada mekanisme langkah preventif di tingkat kecamatan dan desa. Tidak lansgung menurunkan. Surati tim, beri peringatan. Kalau tidak ditindaklanjuti tim baru panws bertindak. Alas Barat kita sempat rebut,” ungkapnya.

Baca juga:  665 Caleg Perebutkan 45 Kursi DPRD pada Pemilu 2019

Ditegaskan, tim penenangan Suhaili-Amin tetap mendukung langkah panwas atau KPU, sepanjang dengan cara beretika dan sesuai dengan ketentuan. “Kita dikung langkah, sepanjangsecara beretika lakukan koordinasi.  Syukurlah kalau saat ini sudah ada tindakan yang dilakukan. Titik memasangan baliho rentan secara politik,” katanya, juga berharap, agar penyelenggara atau pengawas pilkada tidak bertindak diskriminatif. (ks/adm)

ksbksb ksbksb