oleh

Abe Persoalkan Proyek Aspirasinya

Muhammad Yamin, SE, MSi
Muhammad Yamin, SE, MSi
Anggota Komisi II DPRD

Sumbawa Besar, kabarsumbawa.com –
M.Yamin, Anggota Komisi II DPRD Sumbawa dari dapil V mempersoalkan pengerjaan proyek yang berasal dari aspirasinya. Ia menduga, proyek fisik yang terbagi dalam dua item dengan total Rp 360 juta tersebut, tidak sesuai  harapan.
Menurutnya, dua proyek fisik yang digelontorkan yakni normalisasi kali Kampung Mande Kelurahan Lempeh dengan nilai Rp 190 juta,  dan pemasangan talud ditempat yang sama dengan nilai Rp 170 juta.
“Itu hasil reses saya di Kampung Mande. Masyatakat minta mulai dari belakang Kampung Mande sampai dengan belakang Marilonga dekat dengan jembatan Lempeh. Namun setelah saya lihat pengerjaannya hanya di belakang Marilonga saja di dekat jembatan itu saja,” katanya kepada Wartawan di ruang Komisi II, Senin (12/03).
Dia mengatakan volume pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor tidak sesuai dengan harapan masyarakat ketika reses beberapa waktu yang lalu. Sebab, baik posisi dan pengerjaan proyek tidak sesuai yang disepakati bersama masyarakat.
“Harapan masyarakat pada saat reses itu, pengerjaan dari belakang Kampung Mande sampai belakang Marilonga dekat jembatan. Seharusnya PPK harus menghitung ulang. Hasil yang saya lihat tidak sesuai seperti apa yang telah dihajatkan,” tandasnya. (ks/adm)

ksbksb ksbksb
Baca juga:  Penjelasan Komisi DPRD Terhadap 8 Ranperda Tahun Anggaran 2019