by

Coklit Serentak Dimulai, PPK Brang Rea Ingatkan PPDP Agar Komunikatif

-Nasional-29 views

Sumbawa Barat, Kabar Sumbawa – Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap data pemilih telah mulai digelar 20 Januari lalu secara serempak di Seluruh Indonesia, termasuk di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Selain untuk mendapatkan data yang akurat yang digunakan pada kontestasi demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) 2018 mendatang, data ini juga digunakan untuk menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Presiden dan Pemilihan anggota legislatif yang diperhelatkan pada tahun 2019.

Sebagai salah satu strategi agar proses Pencoklitan ini berlangsung dengan tepat dan akurat, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang melakukan pencoklitan di wilayah Kecamatan Brang Rea di tuntut agar lebih komunikatif dan pro aktif dalam menjalankan proses ini.

“Kami (PPK,red) telah menghimbau dan mempertegas kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menyampaikan kepada PPDP, agar melakukan proteksi dan lebih proaktif dalam menjalankan proses ini, dengan membangun komunikasi yang efektif kepada semua pihak yang bersentuhan langsung dengan pencoklitan”, Kata anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Brang Rea, Darwis Hikmatyar, S.Pd yang secara khusus membidangi bagian data pemilih, kepada wartawan Senin (22/1).

Baca juga:  Terkait SKSR, Ini Permintaan Pimpinan Parpol di KSB Kepada RSJ Mataram

Lanjut Darwis, Pencoklitan ini bisa dilakukan dengan menanyakan langsung, jika selama proses pencoklitan terdapat permasalahan mengenai data pemilih. Hal ini penting dan menjadi atensi khusus karena akuratnya data pemilih menjadi salah satu factor suksesnya terselenggara pesta demokrasi, dalam hal ini Pemilihan Umum (Pemilu) Gubernur NTB tahun 2018.

Di Brang Rea khususnya, kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 9 desa, PPK Sebanyak 5 orang, PPS sebanyak 23 orang, PPDP sejumlah 23 orang tentu akan banyak kendala dalam proses pencoklitan. Namun, semuanya pasti bisa kita jalankan dengan baik jika kita terus membangun komunikasi yang maksimal, baik dengan pengawas pemilu, warga setempat, pemerintah desa hingga perangkat dibawahnya.

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Brang Rea, Mastiawan, SP di sela-sela proses pencoklitan berlangsung kepada wartawan mengatakan bahwa, proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih ini berlangsung akan terus di damping oleh PPK dan PPS Se Kecamatan Brang Rea.

“Proses pendampingan ini akan terus berlangsung hingga pencoklitan usai, hal ini terus dilakukan selain karena misi utamanya agar akuratnya data daftar pemilih tetap, juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar turut aktif berpartisipasi dalam pemilu”, tambahnya.

Baca juga:  Bangun Cek Dam Melalui Program CSR

Untuk diketahui, dihari pertama Komisioner KPU KSB beserta anggotanya, didampingi oleh PPK dan Panwascam Brang Rea melakukan Opinion leader dengan mengunjungi tokoh agama yang juga ketua MUI KSB, KH Syamsul Ismain, Lc di kediamannya.

Adapun hasil pencoklitan di Kecamatan Brang Rea yang dilaksanakan pada hari pertama yakni, ada 160 rumah yang telah dikunjungi dengan jumlah 190 kepala keluarga. Dengan kalkulasi 222 orang laki laki dan 243 orang perempuann sehingga mencapai total 465 orang yang telah di coklit.(KS/yud)