oleh

Membangun Peradaban Melalui Literasi Sumbawa

bedah bukuSumbawa Besar, Kabarsumbawa.com- dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten sumbawa ke-59 Sumbawa institute bersama dengan Lembaga adat tana samawa, sumbawa cinema Society, ‘MY’ Institut ,Fikom Intitute, ARPUSDA Kabupaten sumbawa menyelenggarakan acara Pekan bedah buku sejarah dan budaya lokal sumbawa yang dihadiri oleh tokoh budayawan, tokoh agama, Anggota DPR, Aktivis dan Mahasiswa, Senin (15/1/18) bertempat di Istana dalam Loka Sumbawa.

Inisiator kegiatan pekan bedah buku sejarah dan budaya lokal sumbawa, Julmasyah mengatakan, kita dalam hal ini mencoba membangun kultur literasi yang cukup lama hilang disumbawa,
tuturanya, bahwa masyarakat sumbawa memiliki kultur herbal dan oral tidak ada kultur menulis yang mengakibatkan kita tidak memiliki prasasti yang tersisa kedepan
“Padahal buku merupakan cermin dari peradabadan kita, kita ingin membangun ini. Melalui memberdah Enam buku kali ini yang merupakan hasil karya dari anak-anak muda sumbawa, akan dibedah oleh bergabai pakar yaitu: Prof. Dr. Ir. Dahlanuddin (pakar peternakan UNRAM), Prof. drh. Adji Santoso Dradjad, M.Phil. PhD (Pakar Rusa UNRAM), Dr. Ir. Erwin Fahmi, MURP. (peneliti ITI Jakarta), Ir. H. Iskandar. D,M,Ec.Dev (Ketua Lats Kab. Sumbawa), Drs. Adi pranajaya (budayawan dan Sutradara Film), Asmi Dewi (sastrawan), Irawansyah, S.IP.MIP (Akademisi), Sambirang Ahmadi, M,Si (Akademisi)” Ujar Julmansyah.
Dia berharap pemda sumbawa mengapresiasi dijadikan menu utama dalam HUT Ke-59 terkait dengan literasi,Kita dalam hal ini sedang membangun peradaban masyarakat sumbawa, untuk Membuka mata masyarakat betapa banyak hal yang harus kita tuliskan.

iklan kampanye

“Tradisi kita tidak ada teks contohnya media tutur sakeco apabila tidak ditulis maka akan menjadi legenda, kita dalam hal ini mengungkapkan kemudian orang bisa membaca akan hal tersebut”, ungkapnya
Disaat yang sama, Kepala dinas Perpustakaan dan kearsipan kabupaten sumbawa, Ir Mustafa mengatakan dalam sambutanya mengapresiasi sekaligus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para inisiator dan panitia yang telah bekerja keras dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Baca juga:  Pertama di Pulau Sumbawa, UNSA Sukses Selenggarakan IPPeMas

“Ini merupakan hal yang sangat layak dicontoh dan didorong terus, namun bukan berarti bahwa pemerintah tidak hadir untuk mendukung termasuk kesediaan anggaran, bahkan diwaktu yang akan datang kita berupaya melakukan kontribusi yang lebih kuat, agar kelak azas manfaatnya semakin lebih besar” ungkapnya. (KS/AJI)

iklan debat