oleh

Hari Bhakti PU Ke-72, Kementerian PUPR Refleksi Keberhasilan di 2017

hut PUR KSB
Apel Syukur Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) Ke-72 yang jatuh pada 3 Desember 2017

Sumbawa Barat, Kabar Sumbawa – Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) Ke-72 yang jatuh pada 3 Desember kemarin, diperingati dengan menggelar Apel Syukur di Lapangan KTC, Senin, (4/12) pagi tadi oleh Pemkab Sumbawa Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sumbawa Barat dengan penuh khidmat.

Bupati KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Mentri PUPR RI Basuki Hadimuljono. Dalam amanat tersebut berisikan prestasi kelembagaan Kementrian PUPR dan attensi.

Dalam sambutan, Kementrian PUPR sukses pada pemenuhan ketahanan pangan dan air dengan sembilan bendungan rampung dan 30 bendungan serta dikerjakan secara paralel di seluruh Indonesia termasuk Bendungan Bintang Bano yang ada di Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca juga:  Kadishub : Juru Parkir Tanpa Karcis , Itu Pungli

Sejak dari 2014 hingga 2017 ini, Kementrian PUPR sudah mampu mengoperasikan sarana jalan berupa jalan tol baru sepanjang 568 km. Hingga penghujung 2019 mendatang, pihaknya optimis mampu menyelesaikan tol sepanjang 1.551 km.

Tidak hanya itu, prestasi yang ditorehkannya ialah peningkatan kualitas pemukiman telah dimulai pembangunan Sistem Pengembangan Air Minum (Spam) dan beberapa prestasi lainnya.

Dibalik prestasi tersebut, terdapat catatan kritis dan mendapatkan attensi prihal tahun 2018 mendatang yang gadang-gadangkan mulai memasuki babak politik.

“Sesuai pesan bapak president, kita harus fokus kerja. Jangan berpolitik,” tegasnya.

Tahun 2018 mendatang, Kementrian PUPR mendapatkan alokasi anggaran sebesar 107,4 triliun – tersebar dari lembaga lainnya. Itu kita pikul dengan penuh tanggung jawab, profesional dan kredibilitas serta dikelola sebagai mungkin agar mendapatkan kepercayaan dimata publik.

Baca juga:  Tahun Ini, Ratusan ASN di Sumbawa Pensiun

Mentri juga mengapresiasi mitra ke-PUan yaitu konsultan dan juga kontrak yang telah menyelesaikan tugas pembangunannya.

“Sekali lagi, jangan berpolitik. Tetap profesional dan tingkatkan persatuan sesuai dengan nilai corporate culture Kementrian PUPR,” pungkasnya.(KS/yud)

ksbksb ksbksb