by

BPBD Petakan Daerah Rawan Bencana

kadis BPBD sumbawa
Drs. Zainal Abidin, Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Sumbawa telah melakukan pemetaan daerah rawan bencana alam, mengingat saat ini telah memasuki musim hujan. Daerah-daerah di Kabupaten Sumbawa yang rawan bencana terutama di daerah aliran sungai seperti beberapa kecamatan yaitu kecamatan Tarano, kecamatan Empang, kecamatan Plampang, kecamatan Lopok, kecamatan Batu Lanteh, kecamatan Sumbawa, kecamatan Unter Iwes, kecamatan Labuan Badas, dan Alas Barat.

“Bencana alam yang utama harus diwaspadai di musim hujan ini seperti banjir, longsor dan puting beliung,” kata Drs. Zainal Abidin, Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/11).

Menurutnya, berbagai potensi bencana yang perlu diwaspadai masyarakat saat ini antara lain, putting beliung, tanah longsor serta banjir. Bencana tanah longsor kerap terjadi di daerah-daerah wilayah selatan saat musim hujan.

Baca juga:  Tim Komunikasi: Kritikan Buat Pemerintahan Husni-Mo Ibarat Jamu

“Dengan adanya puting beliung yang terjadi di Lombok Tengah, agar masyarakat tetap waspada, untuk pohon-pohon yang terlalu rindang agar dibersihkan untuk mengantisipasi terjadinya angin puting beliung. Kemudian untuk longsor, karena ini  daerah yang sering terkena longsor adalah daerah jalan yang menuju kewilayah selatan dan itu merupakan jalan provinsi. Tentu nanti yang akan melakukan pembenahan-pembenahan terhadap tebing-tebing yang  kemungkinan akan terkena longsor,” Ujarnya.

Dijelaskan, Bersama TNI/Polri serta pihak lain termasuk masyarakat, BPBD tetap melakukan monitoring di kecamatan-kecamatan sembari memberikan informasi dan langkah untuk mengantisipasi kemungkinan bencana. “Mudah-mudahan tahun ini tidak lagi terjadinya banjir. Pengalaman tahun kemarin 2016 cukup banyak daerah-daerah kita yang terkena banjir,” katanya, juga menambahkan, beberapa kecamatan di kabupaten Sumbawa yang menjadi langganan banjir setiap tahun antara lain Moyo Utara dan Moyo Hilir. (ks/adm)