oleh

Basnaz Akan Salurkan Beasiswa dan Bantuan Pedagang

Ahmad Syaichu Rauf
Drs.Ahmad Syaichu Rauf, Ketua Baznas Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB melalui Baznas Kabupaten Sumbawa akan menyalurkan beasiswa miskin pelajar SMP sederajad dan SMA sederajad. Tahun ini juga, Baznas juga menyalurkan bantuan untuk kelompok pendagang bakulan dari berbagai kecamatan.

“Beasiswanya tentu saja bagi siswa fakir miskin yang berprestasi. Itu untuk siswa dari beberapa sekolah,” kata Drs.Ahmad Syaichu Rauf, Ketua Baznas Sumbawa, kepada wartawan disela kegiatannya di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (22/11).

iklan

Menurutnya, beasiswa tersebut akan disalurkan selama enam bulan, masing-masing Rp 300 ribu untuk siswa SMP sederajad, dan Rp 450 untuk SMA sederajad. Beasiswa yang disalurkan Baznas provinsi melalui Baznas Sumbawa tersebut, secara keseluruhan berjumlah Rp 75 juta.

Baca juga:  Gernas Baku, Ajang Mempererat Hubungan Sosial Anak dan Orang Tua

“Selain yang Rp 75 juta beasiswa itu, juga akan kami salurkan bantuan bagi kelompok pedagang bakulan, Rp 500 ribu per kelompok,” jelasnya.

Dikatakan, Baznas telah mengantongi nama-nama kelompok yang akan mendapatkan bantuan, termasuk dari Kecamatan Sumbawa, Utan dan Kecamatan Tarano, serta bantuan tersebut akan disalurkan Desember mendatang.

Sedangkan untuk tahun depan, Baznas akan menyalurkan bantuan perbaikan rumah layak huni dan jamban keluarga, masing-masing untuk 40 rumah. Setiap perbaikan Rumah layak huni mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta dan Rp 3 juta masing-masing untuk jamban keluarga.

Program bantuan tersebut sedianya akan disalurkan tahun ini kepada 10 kabupaten/kota se NTB. Namun, enam kabupaten/kota yang dapat direalisi, dan empat lainnya akan direalisasi tahun depan, yakni Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kota Bima dan Kota Mataram.

Baca juga:  459 Mahasiswa Baru UNSA Resmi Di Kukuhkan

“Penentuan tempat dan lokasi ditentukan Bappeda. Data dari provinsi itu melalui Bappeda, berkoordinasi dengan perumahan rakyat dan dinas kesehatan untuk jamban keluarganya,” ujarnya. (KS/Adm)