oleh

Tingkatkan Pemahaman, PCNU Sumbawa Akan Gelar Madrasah Kader Se-NTB

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumbawa, akan menggelar Madrasah Kader NU se-NTB. Kegiatan tersebut, untuk menyataukan pemahaman bagi warga Nahdien, tentang nilai keislaman yang sebenarnya, dan prinsip berkabangsaan Indonesia.

“Hasil pertemuan ketua PCNU pengurus cabang NU Sumbawa bersama pengurus bersar NU di Jakarta sekitar satu bulan lalu. Disepakati Sumbawa ditunjuk untuk menjadi pelaksana madrasah kader NU se wilayah NTB. Dan itu telah mendapat restu ketua pengurus wilayah NU NTB belum lama ini,” kata Madya Yacub Zain, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdatu Ulama Kabupaten Sumbawa, kepada wartawan di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (15/11).

Baca juga:  DPRD Sumbawa Mufakat Pembubaran PT DMB

Menurutnya, Madrasah Kader NU tersebut rencananya akan diikuti oleh sedikitnya 100 peserta dari utusan 10 pengurus cabang kabupaten-kota se NTB, di salah satu hotel di dalam kota sumbawa dari 17 hingga 19 November 2017. Kegiatan tersebut akan mendatangkan beberapa pengurus pusa NU sebagai pemateri.

“Sebetulnya ketua umum pbnu, prof dr kyai hj, said Akhil syirad akan hadir, tapi kerena ada agenda yang sama di manado sehingga berhalangan hadir. Peserta kader NU sendiri, termasuk dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), GP Ansor, Fatayat NU dari majlis wakil cabang di kecamatan dan pengurus cabang itu sendiri,” katanya.

Baca juga:  Bupati KSB : "Diklat PKB, Jangan Hanya Berdampak Pada Kompetensi Guru"

Ditegaskan, NU merupakan organiassi yang berpijak pada keislaman dan keindonesiaan, dengan tiga tanggung jawab. Yakni penegakkan idoelogi ahlulsunah waljamaah, meneguhkan keutuhan NKRI, membangun gerakan kolektif atas dasar ukhuwah solidaritas yang kuat.

“Ini dasar madrasah kader dilaksanakan, agar warga nahdien dapat pemahan yang jelas. Karena selama ini ada organisasi islam yang garis keras yang berjalan diluar islam. Islam bukanlah potongan-potongan yang terlempar. Islam adalah Rahmatanlillalamin dan tumbuh di Indonesia. Ini semangat yang kita terapkan dalam bangun semangat itu. Dan NU tetap komit, NKRI harga mati. Kesetiaan terhadap organisasi dan negara itu jelas,” tegasnya. (KS/Adm)