oleh

Tenaga Konstruksi Didorong Berlabel SNI

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, mendorong agar tenaga konstruksi di Kabupaten Sumbawa berlabel Standart Nasional Indonesia (SNI). Untuk itu, digelar pelatihan sebagai modal awal mendapatkan lisensi nasional, terhadap pelaksana teknis lapangan dan tukang batu.

Pelatinah teknis pelaksana dapat sertifikat untuk tenaga lapangan sebagai pelaksana, agar paham tugas pelaksana. Sejauh mana tugas, dan akan diterapkan hasil pelatihan dari kita,” kata M.Iksan Imanuddin, ST., Kepala Bidang Jasa Konstruksi DInas PUPR Kabupaten Sumbawa, kepada wartawan disela kegiatannya di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (14/11).

iklan

Menurutnya, untuk pelatihan tenaga teknis lapangan digelar tiga tahap pelaksanaan pelatihan, dengan total peserta sebanyak 75 orang. dimana masing-masing tahap diikuti oleh 25 peserta. “Tahap pertama sudah selesai, tahap ke dua sedang berlangsung. Dan tahap ke tiga nanti Desember,” jelasnya, juga menambahkan, perserta berasal dari rekomendasi asosiasi, rekanan atau kontraktor dan umum dari disiplin ilmu bidang konstruksi, baik SMA/SMK sederajat atau S1.

Diungkapkan, dari pelatihan tersebut, seluruh peserta akan diarahkan untuk mendapatkan sertifikasi tingkat nasional tahun 2019. Dan berdasarkan sertifikat SNI tersebut pekerja yang bersangkutan dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan dibidaang konstruksi di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Penertiban Pasar Seketeng Tetap Dilakukan Persuasif

Selain itu, imbuhnya, sertifikasi nasional bertujuan untuk melakukan proteksi terhadap sumber daya manusia (SDM) Sumbawa dari serbuan tenaga kerja dari luar daerah. “Ini juga sekaligus angkat daya tawar mereka. Bila ada pekerjaan bersakala nasional ataupun internasional, maka mereka bersaing dengan tenaga dari luar, karena telah bersertifikat nasional. Ke depan kan ada pembangunan bendungan di Sumbawa. Nah, paling tidak dengan sertifikat itu, mereka dapat menjadi prioritas,” jelasnya.

Ditambahkan, selain tenaga teknis lapangan, kedepan juga dilakukan pelatihan terhadap tukang batu yang bekerjasama dengan perusahaan swasta. Pelatihan yang merupakan sharing anatara perusahaan swasta dengan Pemda Sumbawa tersebut akan diikuti oleh sedikitnya 130 orang tukang batu dari seluruh daerah di Kabupaten Sumbawa.

“Kita laksanakan 28 Desember sertifikasi tukang batu. Setelah palatihan juga ada prakteknya. Sudah kantongi nama ini terdiri dari umum. Merek daftar setelah kita umumkan, sudah kirim data,” ujarnya.

Baca juga:  MUI NTB Minta Kemenag Tinjau Ulang Soal Sertifikasi Khatib

Dijelaskan, pelatihan tersebut untuk menciptakan tenaga professional yang handal dan berseirtifikat, guna membantu pelaksanan pembangunan di Kabupaten Sumbawa. “ketika sudah punya ilmu teknis, dan sertifikat agar menjadi tenaga professional dilapangan. Secara tidak langsung bantu pembangunan kabuapten sumbawa agar profesioal, baik orangnya maupun hasil pekerjaannya,” katanya.

Diungkapkan, Bidang Jasa Konstruksi PUPR Kabupaten Sumbawa bertugas untuk menyusun regulasi, pengawasan, dan pemberdeayaan. “Kita dorong agar tenaga teknis yang ada, berpotensi dan hebat untuk dapat sertifikat standart nasional. Banyak tukang  yang bagus tapi tidak punya lisensi. Ini untuk legalkan. Perusahaan besar pasti tanya lisensi yang pertama,” jelasnya. (KS/Adm)