oleh

BPBD Masih Salurkan Air Bersih

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Beberapa daerah di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini masih mendapatkan pasokan air bersih. Meski sejak beberapa waktu lalu hujan mulai mengguyur, namun di daerah tersebut sumur warga masih dilaporkan kering, khususnya di wilayah-wilayah pesisir.

Hujan ini belum bisa buat mata air dalam sumur ngalir. Kemarin, ada beberapa camat telepon minta disalurkan air. Dan kita langsung tindak lanjuti itu. Kita isi ke tandon-tandon,” kata M. Nurhidayat, Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, kepada wartawan disela kegiatannya di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (14/11)

Menurutnya, beberapa daerah hingga saat ini masih masih menjadi langganan tetap air bersih dari BPBD, antara lain Kecamatan Moyo Hulu, Kecamatan moyo Hilir, Kecamatan Moyo Utara dan Kecamatan Maronge. Selain itu, penyaluran juga tetap dilakukan ke beberapa daerah pesisir, terutama yang tidak mendapat suplay dari PDAM.

Baca juga:  BMKG : Kecepatan Angin Ekstrim, Nelayan Dihimbau Untuk Tidak Melaut

“Kalo pesisir itu, yang dapat air PDAM tidak kita salurkan. Tapi kalau pas PDAM-nya macet, itu yang minta ke kita. Langsung kita salurkan. Seperti kemarin kita bawa 5 truk tanki ke Pulau Bungin. Itu malah masih kurang,” jelasnya.

Diungkapkan, untuk mengatasi persoalan kekurangan air bersih, BPBD telah membangun sedikitnya 12 sumur gali dan satu sumur bor, hasil kerjsama dengan provinsi. Dari jumlah tersebut, dibandingkan dengan tingkat kebutuhan wilayah rawan air bersih masih sangat minim. Sehingga tahun depan akan diusulkan kembali, untuk mendapatkan sumur gali maupun sumur bor.

“Ai boro, hari ini survey ke dua untuk sumur bor. Salah satu cara untuk kurangi persoalan air bersih yaitu dengan sumur bor. Kita dapat satu sumur bor untuk tahun ini, ada 12 sumur gali didaerah-daerah yang sangat butuh air. Sudah koordinasi dengan kades untuk ditempatkan di tanah sudah tidak bermasalah atau sudah dibebeskan, agar tidak ada persoalan ke depan. Dari jumlah Ini belum ada apa-apanya, sudah kita bikin proposal mudah-mudahabn tahun depan datang lagi bantuan,” ungkapnya.

Baca juga:  Puluhan Pelajar, Galang Dana Bantuan Korban Gempa Lombok

Diperkirakan, penyaluran air masih akan terus dilakukan hingga beberapa minggu kedepan. Sedangkan untuk pasokan ke daerah pesisir tetap akan dilakukan sepanjang tahun, meski intensitas pengiriman dikurangi.

“Ini tergantung cuaca dan daya serap tanah terhadap air. Kalau masyarakat sudah bisa ambil air dari sumur, kita berhenti,” tegasnya. (KS/Adm)

ksbksb ksbksb