Jadi Sarana Kreasi Pelajar, Pekan Budaya Pelajar Dibuka

110

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Sekda Sumbawa, Drs. H. Rasyidi mewakili Bupati Sumbawa resmi membuka Pekan Budaya Pelajar di Lapangan Meredeka Sumbawa, Senin (06/11). Kegiatan tersebut dihajatkan menjadi sarana pengembangan kreasi sercara kompetitif bagi para pelajar, sehingga dapat mempertahankan tradisi budaya daerah ditengah derasnya arus globalisasi.

“kegiatan ini menjadi ajang yang tepat untuk mengembangkan kreasi sercara kompetitif bagi para pelajar. Sehingga menjadi sarana dalam mempertahankan tradisi budaya daerah ditengah derasnya arus globalisasi saat ini,” kata Sekda Sumbawa.

Menurutnya, sangat penting memelihara nilai-nilai luhur budaya dalam rangka memperkokoh jati diri sebagai tau samawa. Apalagi daerah kita telah menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang didalamnya bertujuan melestarikan pusaka alam dan juga pusaka budaya yang menjadi modal bagi pembangunan di masa depan. Sehingga kulktur budaya masyarakat kita dlama segala segi harus tetap kita lestaikan.

Kebudayaan sangatn erat hubungannya dengan masyarakat. Nilai-nilai luhur yang tersirat didalamnya menjadi pedoman dalam tatanankehidupan sosial kemasyarakatan. Budaya bisa mempengaruhi perkembangan ilmu lainnya.

“Contohnya ilmu manajemen sumber daya manusia. Sehingga ada beberapa istilah lain dari beberapa istilah budaya seperti budaya organisasi atau budaya kerja ataupun biasa dikenal lebih spesifik dengan istilah budaya perusahaan. Sedsangkan dalam dunia pendidikan dikenal dengan istilah kultur pembelajaran sekolahatau kultur akademi,” jelasnya.

Budaya mengandung keseluruhan nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial. Termasuk segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakjat. Sehingga kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain dalam masyarakat.

Saat ini pemerintah daerah sedang giat memajukan dunia pariwisata sumbawa, dengan pesona kekayaan alam dan warisan budaya  yang luhur dan unik. “Hal tersebut tampak dari cukup banyakn ya event pariwisata yang kitra selkenggarakan,” katanya, juga menambahkan, selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga untuk membangun kesadaran dan rasa kebangsaan. Atau rasa kebanggan kita sebagai Tau Samawa.

Dalam nilai kearifan local sumbawa, sangat kental dengan nilai-nilai keislaman, yaitu adat “Barenti Ko Sara, Sara Barenti Ko Kitabullah”. Dan memiliki falsafah “Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge”. Dengan berpegang pada konsep tersebut maska manusia sumbawa akan menjadi manusia yang amanah dan memiliki karakter yang luhur yang akan membentuk masyarakat kita, menjadi masyarakat yang bermartabat.

Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, H. Sudirman, S.Pd., mengatakan, Kebudayaan disandingkan dengan Pendidikan tahun 2017 ini. “Sehingga dalam pemikiran kami Dinas Dikbud tidak lain kami ingin melangkah maju yang walaupun selangkah. Dalam artian untuk kami mempertahankan kebudayan kabupaten sumbawa ini agar sumbawa ini melahirkan anak-anak yang menjadi sumbawa yang senap semu nyaman nyawe.menjadi sumbawa yang hebat dan bermartabat,” katanya.

Materi lomba yang dilombakan yaitu lomba batutir dan karya anak-anak untuk SD, Lomba Ngumang untuk SMP dan MTS, lomba rabalas Lawa untuk SMA, SMK dan MAN sekabupaten sumbawa. Kedua lomba literasi budaya lokal. Karya tulis kesenian untuk SD, karya tulis tradisi dan lomba cerdas cermat satera jontal untuk SMP/MTs, karya tulis sejarah dan lomba pidato bahasa samawa untuk SMA, SMK dan MAN. (KS/Adm)