oleh

F-Partai Gerindra Soroti Serapan Anggaran

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com, – Fraksi Partai Gerindra, melalui pemandangan umum dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Sumbawa terhadap rancangan peraturan daerah kabupaten sumbawa tentang anggaran pendapatan dan belanja  daerah tahun anggaran 2018, menyoroti serapan anggaran Kabupaten Sumbawa. Fraksi Partai Gerindra menilai, melemahnya serapan anggaran disebabkan proses pembangunan lambat.

“Kabupaten Sumbawa sangat bergantung pada struktur APBD. Sehingga pelaksanaan program atau kegiatan pembangunan menjadi pendorong aktifitas ekonomi masyarakat,” kata Syarifuddin, juru bicara Fraksi Partai Gerinda, Kamis (02/11).

Menurutnya, fenomena yang terjadi saat ini dari tahun ke tahun pelaksanaan program atau kegiatan pembangunan di Sumbawa selalu terlambat, sehingga berimplikasi kepada rendahnya serapan anggaran.

“Dengan rendahnya serapan anggaran tentu membawa dampak yang buruk bagi rapbd kabupaten sumbawa, ini terbukti dari turunnya pendapatan daerah sebesar 19, 42 % dari target pendapatan pada apbd 2017,” ungkapnya.

Baca juga:  Istana Bala Putih Harus Dibangun Kembali Sesuai Aslinya

Ditegaskan, penurunan pendapatan daerah seperti disampaikan Bupati Sumbawa, disebabkan adanya komponen pendapatan DAU yang ditargetkan pada tahun anggaran 2017, tidak ditargetkan pada tahun anggaran 2018. Demikian pula DAK, yang mengacu kepada ketentuan Permendagri nomor 33 tahun 2017 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2018, bahwa DAK dapat dianggarkan setelah peraturan presiden mengenai rincian APBN tahun anggaran 2018 atau peraturan menteri keuangan mengenai alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2018 diterbitkan.

“Argumentasi yang disampaikan oleh pemerintah daerah benar adanya. Namun perlu menjadi perhatian kita bersama, bahwa penetapan jumlah DAK dan DAU oleh pemerintah sekarang ini sangat dinamis. Artinya penetapan jumlah DAU dan DAK sangat bergantung kepada kinerja pemerintah daerah dan seberapa besar  serapan anggaran di daerah,” ujarnya, juga menambahkan, sehingga kinerja pemerintah daerah harus lebih ditingkatkan dan pelaksanaan program pembangunan lebih dipercepat sehingga anggaran yang terserap juga tinggi. (KS/Adm)

iklan bkbpp

News Feed