oleh

Menristekdikti : Angkat Kualitas Sapi Lokal, Gunakan Insiminasi Buatan

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Selama ini di Indonesia, ternak khususnya sapi dikembangkan secara tradisional, atau perkawinan alami. Sehingga, kualitas keturunan dari perkawinan alami tersebut cenderung mengalami penurunan dari masa ke masa.

“Dikawinkan alami. Hasilnya lebih kecil. Yang kemi kembangkan inseminasi buatan, kepastian berhasil tinggi,” kata Muhammad Nasir,  Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, saat menghadiri wisuda perdana UTS, Jumat (27/10).

Menurutnya, teknologi insiminasi buatan akan dikonstrasi untuk meningkatkan kualitas sapi lokal indonesia, seperti sapi Bali, Madura dan sapi Sumba. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan bobot sapi lokal dari 200-250 kilogram menjadi 500-550 kilogram untuk sapi berumur tiga tahun.

Baca juga:  Pelayanan Satu Pintu Permudah Akses Pencairan Dana Stimulan Gempa

Selain itu, teknologi pemerintah juga akan melakukan pendampingan kepada peternak dengan bekerjasama dengan UTS. “Tidak ada artinya peternakan tanpa teknologi dan pendampingan. Melalui UTS agar mendapingi peternak diseluruh Sumbawa,” ujarnya.

Ditegaskan, program insiminasi buatan tersebut, merupakan bentuk salah satu support bagi sumbawa khususnya bidang peternakan. “Ini adalah bentuk support kami. Karena kami pada bidang penelitian. Kami riset dan transfer teknologi,” katanya. (KS/Adm)

ksbksb ksbksb