oleh

Festival Sarembang Desa, Festival Pesona Moyo di Kecamatan Lopok

Syamsul Ma`rif, pantia pelaksana kegiatan
Syamsul Ma`rif, pantia pelaksana kegiatan

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Pemerintah Kecamatan Lopok akan menggelar Festival Sarembang Desa. Festival tersebut mengacu pada rangkaian FPM, termasuk jenis dan rangkaian kegiatan yang akan digelar. Namun kegiatan yang akan digelar 18 hingga 24 Oktober 2017 tersebut, fokus untuk mengangkat potensi budaya yang ada di Kecamatan Lopok,.

“Nanti akan ada Malala rame, pentas seni, kerapan kerbau, pawai budaya, pemeran UMKM,” kata Syamsul Ma`rif, pantia pelaksana kegiatan kepada wartawan, Kamis (12/10).

Menurutnya, pegelaran festival tersebut dihajatkan untuk mengangkat dan mempromosikan adat dan budaya Samawa khususnya Kecamatan Lopok. Sebab, saat ini budaya dan pegelaran adat mulai tergusur di tengah masyarakat.

Baca juga:  Upaya Cegah Penyebaran Covid-19, PTAMNT Support Dapur Umum TNI/Polri di KSB

“Agar budaya di lopok khususnya, terangkat kembali. Sekarang hampir punah,” katanya, juga menambahkan, dalam gelaran tersebut, seluruh desa se-Kecamatan Lopok akan ambil bagian. Dan telah disepakati masing-masing desa akan menampilkan budaya dan adat tertentu, misalnya nimung rame, mata rame, nuja rame, pengatan nyorong, pengantan ngiring, basarakal, dan main jaran. Serta pemusatan kegiatan di kantor Camat Lopok, beberapa kegiatan.

Diungkapkan, festival tersebut merupakan inisiatif dari Kecamatan Lopok atas dukungan dari pemerintah kabupaten. “Mudah-mudahan kegiatan ini terlaksana seperti yang kita inginkan. Dan budaya serta adat kita tetap terpelihara dan terjaga hingga generasi berikutnya,” katanya. (ks/adm)

ksbksb ksbksb