oleh

Pejabat Jadi “Jeruk Tusuk Jeruk” di Medsos, Sangat Tidak Etis

Bupati Sumbawa H.M.Husni Djibril
Bupati Sumbawa H.M.Husni Djibril

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Sangat tidak etis jika ada aparat pemerintah mengkritik sesama aparat pemerintah melalui media sosial, terlebih terhadap atasan. Sebab dalam etika pemerintahan, kewajiban setiap aparat untuk menjaga nama baik pimpinan dan lembaganya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumbawa, H.M.Husni Djibril dalam acara mutasi di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (02/10).

 

“Bukan berarti menutup seorang aparat untuk melakukan kritik. Akan tetapi kritik yang disampaikan haruslah bersifat konstruktif dan disampaikan secara beretika. Dan untuk diketahui oleh semua, handphone saya terbuka, diakses oleh semua orang. Baik pejabat mulai dari Wakil Bupati, Sekda, sampai ke akar rumput. Bukalah diri kita semua,” katanya.

 

Baca juga:  Kapolda NTB : Bupati/Walikota Berhak Perintah Kapolres dan Dandim

Aparatur pemerintah dituntut untuk mampu berkoordinasi dan bekerja bersama dalam satu team work, sesuai dengan koridor aturan yangt berlaku. Dan setiap kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas harus dicari solusi bijak tanpa harus saling menyalahkan.

 

“Apalagi sampai saling menjelekkan melalui media sosial. Seperti facebook twitter dan sebagainya,” ungkapnya.

 

Diungkapkan, ada forum rapat staf sebagai sarana memberikan masukan. “Dalam ruang lingkup yang lebih besar ada rapat koordinasi,” ujarnya, juga mengatakan, forum-forum tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara bersama-sama. Sehingga kendala-kendala yang muncul dapat diatasi dengan baik dan suasana tetap kondusif.

 

Lebih dari itu imbuhnya, seorang ASN harus dapat memberikan contoh baik bagi masyarakat sekitar, termasuk dalam menggunakan medsos. “Hindari setiap tindakan dan ungkapan atau statemen yang dpaat membuat suasana keruh di tengah-tengah masyarakat. Yang menimbulkan opini negatif. Justu seorang aparat pemerintah semestinya dapat membuat statemen yang menyejukkan membangun opini positif, membangkitkan semangat gotong royong, semnagat membangun dan kemasalahan masyarakat tana Samawa,” tegasnya. (ks/adm)

News Feed