oleh

Selain Korsel dan Jepang, Indonesia Jajaki “G to G” dengan Australia

Teguh Hendro Cahyono
Teguh Hendro Cahyono, Deputi Perlindungan BNP2TKI

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Pemerintah terus lakukan penjajakan ke berbagai negara untuk program “Government to Government” (Pemerintah ke Pemerintah), atau program kerjasama pemerintah dua negera dalam menempatkan tenaga kerja, melalui jalur pemerintah. Diluar Korea Selatan dan Jepang yang telah terjalin, pemerintah juga coba menjajaki kerjasama tersebut Bersama pemerintah Australia.

“Kita juga terus menjajaki.  Belum lama ini, BNP2TKI ke Australia, untuk melihat peluang penempatan tenaga terampil kita ke sana,” kata Teguh Hendro Cahyono, Deputi Perlindungan BNP2TKI, kepada wartawan disela kegiatannya, disalah satu hotel di Sumbawa, Rabu (28/09).

Ditegaskan, Program G to G merupakan salah satu skema atau jalur yang ditempuh negara dengan persyaratan tertentu sesuai yang diminta negara tujuan. Termasuk permintaan negara tujuan yang tidak menginkan berhubungan dengan agen non pemerintah.

Baca juga:  Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri Nasional 2019 Di Sumbawa

“Jangan kemudian negara digambarkan sebagai wasit. Atau sekaligus sebagai pemain, tidak. Semata untuk mengakomodasikan yang akan bekerja keluar negeri, ke negara yang tidak menginkan keterlibatan swasta,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini telah terjalin kesepakatan pemerintah Indonesia dengan dua negara Asia, yakni Korea Selatan da Jepang. Dari dua negera tersebut, Korea Selatan merupakan negara tujuan terbesar TKI terampil melalui Program G to G. (ks/adm)

ksbksb ksbksb