oleh

Sedikitnya 221 Peserta Ramaikan Balap Sampan dan Memancing

balap sampanSumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya sumber daya kemaritiman, dilaksanakan lomba balap sampan dan memancing. Dua kegiatan tersebut diikuti oleh 221 peserta. Untuk lomba balap sampan, dilaksanakan di Desa Labuhan Bajo, Kecamatan Utan, Sabtu (23/9) lalu. Sementra lomba memancing dilaksanakan di kawasan Tanjung Pengamas, Minggu (24/9).

Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya pada pembukaan lomba balap sampan mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Festival Pesona Moyo. Kegiatan Festival Pesona Moyo ini dilaksanakan selama sebulan. Pelaksanaannya juga dilaksanakan di hampir semua kecamatan.

“Ini adalah upaya pemerintah daerah untuk memeriahkan Festival Pesona Moyo. Hajat kita adalah bagaimana Sumbawa bisa dikenal di seluruh Indonesia. Bila perlu di seluruh dunia” katanya.

Menurutnya, kegiatan besar ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Pemda akan melakukan pengembangan di pariwisata di semua lokasi yang berpeluang. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa.

Baca juga:  Labuhan Jambu, Desa Wisata Hiu Paus Berbasis Masyarakat Pertama Di Indonesia

Wilayah perairan di Sumbawa ini jauh lebih besar dari daratan. Di laut inilah tersedia “harta karun” Sumbawa. Namun, jangan sampai hal ini disalahgunakan. Salah satu contohnya, masyarakat jangan melakukan aktivitas ilegal fishing. ‘’Masyarakat harus saling menegur dan mengawasi. Ketika bisa dilakukan, maka wilayah pantai bisa terjaga dengan baik” terang politisi senior ini.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Ir. Dirmawan dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkian kegiatan ke 13 dari Festival Pesona Moyo. Selain balap sampan, juga dilaksanakan kegitan lomba memancing. Lomba balap sampan ini dilaksanakan di perairan antara Pulau Keramat, Bedil dan Temudong.

Menurut Dirmawan, kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai tujuan. Seperti untuk meningkatkan kearifan lokal tentang wawasan kemaritiman. Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sumber daya kelautan sebagai sumber kehidupan. Juga mempromosikan potensi kelautan untuk mendukung pengembangan wisata bahari.

Baca juga:  Pulau Bungin yang eksotis

‘’Lomba balap sampan ini dilaksanakan di Pantai Tano, Desa Labuhan Bajo. Sementra lomba memancing dilaksanakan di perairan Tanjung Pengamas, Labuhan Badas, hingga perairan Tanjung Menangis, Kecamatan Moyo Utara,” paparnya.

Dalam lomba balap sampan ini terdiri dari empat jenis. Yakni balap sampan kano, balap sampan katir dua orang, balap sampan katir empat orang dan balap sampan bermotor. Untuk lomba memancing sendiri dibagi menjadi tiga kategori. Yakni memancing di pinggir pantai, memancing perahu dayung dan perahu motor. ‘’Peserta lomba balap sampan dan memancing hingga saat ini sudah terdaftar lebih kurang 221 orang,” katanya. (ks/adm)

ksbksb ksbksb