oleh

Kita Perlu Selamatkan Warisan Budaya Sumbawa

H Hasanuddin
Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Kabupaten Sumbawa memiliki banyak
sekali warisan budaya, baik warisan budaya berupa benda maupun warisan
budaya bukan benda. Namuan sampai saat ini baru 43 warisan budaya yang
telah memiliki SK (Surat Keterangan) dari Pemerintah Daerah Sumbawa.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Sumbawa, H Hasanuddin yang akrab disapa kak Ace, Senin, (24/07),
mengungkapkan, bahawa ada 43 warisan budaya berupa benda yang sudah
memiliki surat keterangan dari Pembada Sumbawa.

“ada 43 warisan budaya yang telah di SK kan oleh Bupati, seperti,
makam Haji Kari di Empang, Makam Batu di Ponan, Makam Puabona di Utan,
Sarkopag Ai Renung di Batu Tering, Sarkopag Raboran di Sebasang, ,
Lutuk Batu Peti, Situs Kuang Amo di Sempe Kecamatan Moyo Hulu, Batu
Gong di Utan, Istana Bala Kuning, Bala Putih, Istana Dalam Loka, Bala
datu Ranga, Bala Dea Imam Empang”, ungkapnya.

Baca juga:  Fakultas Teknik UTS " NGOBRAS ANTIK" Bareng CEO Perusahaan Ternama Nasional

Hasanuddin, juga menjelaskan bahwa pihaknya berencana akan mengkaji
beberapa situs bersejarah yang ada di Kabupaten Sumbawa. Selasin itu
lanjutnya, pihaknya juga akan mendaftarkan beberapa warisan budaya
yang belum terdaftar sebagai warisdan budaya Kabupaten Sumbawa.

“Seperti yang ada di tarano, disitu ada banyak sekali jejak-jejak
pra-Hindu Budha, itu berdasarkan laporan dari pemerihati budaya. Kami
akan turun untuk mengeceknya, kami juga akan mendaftar kembali
beberapa obyek cagar budaya yang belum di daftar, seperti bekas Gedung
DPRD lama yang merupakan bangunan yang dibangun pada tahun 1903 sampai
1905 yang merupakan kantor kontrol Belanda dan usianya sudah 100 tahun
lebih. Kemudian juga Bala dea Buseng di Lape”, jelasnya.

Baca juga:  Pentingnya “Wawasan Kebangsaan” Di Kalangan Generasi Muda

Menurutnya, hal tersebut warisan budaya tersebut perlu diselamatkan
agar jejak-jejak sejarahnya bisa dipelajari oleh generasi yang akan
datang. (KS/aly).

ksbksb ksbksb