Perebutan Tanah Orong Peliuk, Warga Lopok Beru Tewas

715

betrok tanah orong peliuk Warga lopok tewasSumbawa Besar, Kabarsumbawa.com – Bermotif perebutan tanah di Orong Peliuk Junaidi alias Jhon (40) warga Dusun Lopok Beru Timur, Minggu (18/06) tewas setelah terlibat perkelahian berdarah tiga lawan satu yakni dengan SM alias Rente (35), AM alis Hami, dan H.AR (70) asal Dusun Lopok Beru Timur. Jhon tewas dengan luka tebasan senjata tajam, sedangkan pengeroyoknya mengalami luka-luka.

AKP Satrio, selaku Kapolsek Lape, mengatakan, bahwa kasus berdarah tersebut bermotif perebutan tanah di Orong Peliuk 2. Korban mengaku telah memiliki tanah tesebut selama puluhan tahun. Akan tetapi para pelaku tidak terimah ketika Ia menebang pohon jati yang ada di tanah tersebut, sabtu (17/06) kemarin. Hal tersebutlah yang memicu pengeroyokan terhadap korban.

Lanjut kapolsek, pengeroyokan tersebut terjadi pada minggu pagi sekitar pokul 08:00 wita. Ketika pelaku mendatangi Orong peliuk menggunakan sepeda motor, tak lama kemudian korabanpun mendatangi lokasi tesebut dengan sepeda motornya. Beberapa saat setibanya korban dilokasi, terjadi percekcokan dengan H.AR, hingga berujung dengan pengeroyokan terhadap korban.

Dilanjutkannya, merasa perkelahian tersebut tidak seimbang dan membuatnya terpojok, korbanpun berlari ke pematang sawa milik Rahim Rezad. Para pelakupun mengejarnya, korbanpun akhinya tewas dibantai. Tiga pelaku pengeroyokan mengalami luka. Namun sebelum meninggakan TKP, para pelaku membakar motor korban.

Untuk meredam situasi dan mencekah aksi balas dendam, kapolres Sumbawa AKBP Yusuf Sutejo SIK., turun langsung menemui keluarga korban. Selain itu menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas. Untuk proses lebih lanjut, para pelaku saat ini masih dalam perawatan.

“situasi saat ini aman terkendali, para pelaku masih dalam masa perawatan”, ujar kapolsek. (KS/aly).

loading...
BAGIKAN

1 KOMENTAR

Comments are closed.