Peduli Dhuafa Sambut Idul Fitri, Aisiyah Sumbawa Bagi THR

78
Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Majelis Kesejahteraan Sosial (MPS) Pimpinan Daerah Aisiyah Kabupaten Sumbawa terus berikan pelayanan bagi anak asuh (anak yatim) dan Lansia. Pelayanan kali ini diberikan dalam bentuk uang saku Tunjangan Hari Raya (THR) minggu (18/6).
“Kami berikan bantuan dalam bentuk uang agar anak asuh dan lansia bisa membeli aneka kebutuhan jelang hari raya Idul Fitri, selain itu pelayanan seperti ini juga rutin kami berikan setiap tahunnya dengan jeda waktu per 3 bulan sekali” Kata Ketua MPS PD Aisiyah Kabupaten Sumbawa Aminah Rahman, didampingi Sekretaris MPS Aisiyah Chariyah Yasin, BA.
lanjut Ketua MPS PD Aisiyah, anak asuh ini adalah anak yatim, mereka tinggal dirumah ibu-ibu anggota dan simpatisan aisiyah, anak-anak ini berumur 3 tahun sampai 15 tahun. Apabila anak tersebut sudah memasuki pendidikan jenjang SMA, maka sudah bukan lagi dikategorikan sebagai anak asuh remaja karena sudah memasuki usia dewasa.
“Sampai saat ini Aisiyah masih belum memiliki panti asuhan, itulah kenapa anak asuh ini tinggal di rumah ibu-ibu anggota dan simpatisan aisiyah” ujarnya.
Aminah menyebutkan, sebanyak 32 lansia dan 34 anak asuh yang pada kesempatan ini diberikan bantuan.
“Alhamdulillah bantuan ini diberikan oleh para donatur yang terdiri dari anggota dan simpatisan aisiyah” sebutnya.
Kedepan diharapkan agar Pemda Sumbawa bisa memberikan suntikan dana. Hal itu agar Aisiyah memiliki panti asuhan sebagai tempat penampungan bagi anak asuh dan para lansia.
“Pada saat pemerintahan JM-Arasy kita pernah diberikan bantuan berupa uang Rp 10 juta, kami mengharapkan agar Pemda Husni-Mo dapat melakukan hal yang sama” harapnya.
Disamping itu, setiap hari raya Idul Adha MPS Aisiyah juga melaksanakan penyembelihan hewan Qurban, dan dibagikan pula kepada anak asuh, lansia dan masyarakat miskin yang membutuhkan.
Disisi lain, Aminah Rahman menjelaskan apabila masyarakat ingin menyalurkan Zakat, infaq dan shadaqoh maka bisa disalurkan melalui MPS Aisiyah.
“Dengan mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah, maka kita sudah membantu masyarakat miskin yang membutuhkan, sehingga harapannya angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Sumbawa dapat terus berkurang, tidak hanya itu melalui Aisiyah anak yatim yang tadinya putus sekolah bisa terus bersekolah dan menempuh pendidikan sampai jenjang sarjana” jelasnya.
Lebih jauh sambung Chaeriah, MPS Aisiyah memiliki tugas dan fungsi dalam mengembangkan pemberdayaan, pelayanan, dan penyantunan masyarakat dhu’afa dan berbagai kelompok yang termarjinalkan, seperti masyarakat miskin, anak terlantar, anak jermal, lansia, orang berkebutuhan khusus, korban narkotika dengan berbasis gerakan al-Ma’un.
Chaeriah menambahkan, sebagai lembaga organisasi kemasyarakatan, pihaknya memang terus melakukan pelayanan kepada masyarakat  yaitu pemberdayaan keluarga miskin, disabilitas, lansia,  dan anak terlantar. Untuk itu guna mengakomodir kebutuhan dan pelayanan yang berkembang di masyarakat Aisiyah mengembangkan model baru pelayanan melalui Balai Kesejahteraan Sosial. (KS/adm)
BAGIKAN