oleh

UPT Akhirnya Gelar Seleksi LCC Empat Pilar

Rapat LCCSumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Kepala UPT Layanan Dikmen PK/PLK Kabupaten Sumbawa, Lalu Manan mengakui kesalahannya dengan menunjuk SMAN 1 Sumbawa mewakili Kabupaten Sumbawa pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Kebangsaan tingkat Provinsi NTB. Ia tidak menyangka jika keputusannya yang dinilainya ceroboh itu menimbulkan polemik. Karenanya Ia sudah meminta maaf kepada para kepala sekolah terkait persoalan ini. ‘’Ini memang kesalahan saya. Saya juga ceroboh. Saya mengaku khilaf,” ujar Manan dalam jumpa persnya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/5).

Manan mengemukakan alasan penunjukan ini karena pihaknya tidak memiliki anggaran untuk melakukan seleksi. Karena itu dia langsung menunjuk SMAN 1 Sumbawa meski akhirnya keputusan tersebut salah. Sebelumnya diakui ketika masih menjadi kewenangan kabupaten (Diknas Sumbawa), pelaksanaan LCC ini dianggarkan. Namun ketika menjadi kewenangan proopinsi (Dikbudpora NTB) pelaksanaan LCC belum dianggarkan.

Baca juga:  Go To School, Satlantas Polres Sumbawa Sosialisasikan Kamseltibcar Lantas

Untuk mencari solusi dari proses seleksi ini, ungkap Manan, pihaknya telah mengundang sejumlah kepala sekolah untuk mendiskusikannya. Setelah rapat, akhirnya para kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sepakat untuk dilakukan seleksi guna menentukan yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Sumbawa di LCC tingkat Provinsi NTB. Ada 26 SMA dan 9 Madrasah yang mengikuti seleksi ini nanti. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seleksi diawali dengan system rayon. Juara rayon akan dipertemukan untuk mencari yang terbaik. “Kegiatan itu rencananya dilaksanakan 18 Mei mendatang sesuai dengan hasil rapat dengan kepala sekolah. Mengenai anggarannya sementara ini berasal dari berbagai sumber baik dana BOS maupun komite,” ungkapnya, seraya menyatakan LCC tahun depan akan dianggarkan melalui Dinas Dikbudpora NTB.

Baca juga:  Masuk SMA, Gubernur NTB Bang Zul Temani Anaknya Daftar Ulang

Disinggung mengenai pelaksanaan seleksi, Manan mengatakan tidak akan menggunakan dewan juri dari sekolah melainkan dari Dinas Dikbud Sumbawa agar berlangsung obyektif dan transparan. Pihaknya tidak akan mengintervensi. “Hanya satu kepentingan saya yaitu untuk membawa nama baik Kabupaten Sumbawa ke tingkat provinsi,” demikian Manan. (KS/adm)

Komentar