oleh

Pelemik Smellter, DPRD Dengan PT AMNT Adakan Hearing

Lalu Budi Suryata, SP
Lalu Budi Suryata, SP

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – DPRD Sumbawa dan manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akan mengadakan rapat dengar pendapat atau hearing untuk melakukan komunikasi dua arah bersama pemerintah daerah Sumbawa, di kantor DPRD Sumbawa, Kamis (04/05) besok.

Lalu Budi Suryata, selaku Ketua DPRD Sumbawa mengaku bahwa hearing tersebut merupakan strategis yang penting untuk menjalin komunikasi. Karena keberhasilan beroperasionalnya PT. AMNT di Sumbawa tergantung dari hasil komunikasi dengan semua pihak.

Ada beberapa hal penting yang harus disampaikan kepada PT. AMNT terkait perubahan status dari PT. NNT menjadi PT. AMNT. Dari kontrak karya menjadi ijin usaha pertambangan dan hal tersebut dianggap sebagai berita gembira bagi pertumbuhan investasi pertambangan di Kabupaten Sumbawa.

Baca juga:  Soal Tapal Batas, KSB Tunggu Tim Penegasan Pusat

Kaitan dengan pembangunan Smelter oleh PT AMNT di KSB, menurutnya, hal itu sah-sah saja dilakukan perusahan tapi mereka juga harus mempertimbangan Kabupaten Sumbawa.

“sah-sah saja PT. AMNT membangun Smellret di KSB, tapi mereka juga harus mempertimbangkan potensi yang ada di Kabupaten Sumbawa”, katanya.

Ditambahkannya, dengan mengacu pada  Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimiliki PT. AMNT saat ini, maka otomatis  PT. AMNT memiliki lahan yang sudah diperkecil menjadi 25 ribu hektar dan di dalamnya Sumbawa sudah tidak termasuk.

“Inilah yang diperlukan komunikasi terkait prosesnya bagaimana dengan keberadaan blok Elang Dodo di Ropang yang saat ini konsesinya sudah diserahkan kepada pemerintah pusat. Oleh karena itu sangat penting untuk membangun kesepahaman melalui hearing,” ucap Ketua DPRD Sumbawa. (KS/aly).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *