oleh

Pemkab Sumbawa Sambut Kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional

Sumbawa Besar, KabarSumbawa.com – Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu peserta yang mewakili Provinsi NTB dalam mengikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Dua sekolah yang berasal dari Kabupaten Sumbawa untuk  Provinsi NTB yaitu SDN Berang Rea, Kecamatan Moyo Hulu, dan SMAN I Alas, Kecamatan Alas. Tim penilai yang berjumlah delapan orang diterima oleh Wakil Bupati Sumbawa, Ketua Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumbawa, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, ketua Adhiyaksa Dharmakarini Sumbawa,  Camat Moyo Hulu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sumbawa, Kepala Desa Berang Rea, guru-guru, para wali murid, dan para siswa – siswi SDN Berang Rea, di SDN Berang Rea, Kamis 27/4/2017.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutan singkatnya mengungkapkan rasa bangganya dan ungkapan selamat datang kepada rombongan TIM Penilai.

Dalam mewujudkan sebuah sekolah sehat lanjutnya, merupakan tanggung jawab bersama antara peserta didik, guru, masyarakat dan pemerintah. Maka, perlu adanya penyamaan persepsi dalam rangka memantapkan kegiatan UKSM di masa mendatang. “Bila semua punya komitmen sama, ini bisa jadi nilai strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, kata Wabup.

Berkat sinergi dan kolaborasi yang baik, hampir setiap tahun ada saja sekolah di Kabupaten Sumbawa yang terpilih dalam Lomba Sekolah Sehat mewakili Provinsi NTB di tingkat nasional. “Saya optimis, dengan kebersamaan dan kekompakan yang telah terbina selama ini, Insha Allah dalam penilaian ini sekolah  semoga kita akan dapat terpilih sebagai pemenang tingkat nasional di tahun ini”, harap Haji Mo sapaan akrab Wabup Sumbawa.

Baca juga:  Persiapan UN-UNBK Tingkat SMP Di Sumbawa Sudah Final

“Saya menyatakan mendukung penuh program Lomba Sekolah Sehat ini. Karena hal ini dapat meningkatkan kesehatan peserta didik dan menciptakan suasana sehat. Sebab UKSM adalah wahana yang dapat meningkatkan tidak hanya kesehatan fisik, tapi juga mental dan lingkungan. Selain itu, dengan meningkatnya kegiatan di UKSM maka akan tercipta daya tolak untuk melawan pengaruh buruk yang mengancam peserta didik, misalnya narkoba dan rokok. Ini bagian dari peningkatan fasilitas yang ada di sekolah, kami juga sedang mengenalkan gerakan 10 menit sebelum masuk kelas atau kantor sebelum mulai belajar dan bekerja, ini sebagai cara agar anak sekolah bisa jadi agen perubahan bangsa”, tutup Wabup.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai dr. Cristiana Manurung, M.Kn dalam sambutan singkatnya menyampaikan, “Terimakasih kepada seluruh pihak terkait pembinaan UKSM, yang telah menjaga komitmen yang telah disepakati bersama berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan oleh empat menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah. Tahun 2017 ini ada 25 provinsi yang ikut kompetisi.”, ungkapnya.

UKSM telah memainkan peranan yang penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan penduduk. Dengan menjaga kesehatan sejak dini, berarti kita telah berinvestasi bagi pembangunan negara dimasa mendatang. “Harapannya agar semua pihak dapat saling bekerjasama dan tolong menolongterhadap pengembangan UKSM. Dengan adanya lomba sekolah sehat ini, diharapkan dapat menambah motivasi untuk bisa mengembangkan dalam bidang kesehatan”, harap Cristiana.

Baca juga:  Mahasiswa UMM Bertekad Tingkatkan Layanan Pendidikan di Desa Kakiang

Sebelumnya Kepala Sekolah SDN Berang Rea Muhammad S.Pd., M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa ada beberapa program unggulan sekolah dalam rangka menjaga kesehatan lingkungan sekolah dan kesehatan siswa, diantaranya sikat gigi massal dan potong kuku massal yang dilakukan setiap hari Sabtu, minum satu sendok madu setiap hari senin, gerakan gemar minum air putih setiap hari, dimana air yang diminum merupakan produk dari SD Berang Rea yang diolah melalui sistem RO, pemberian garam beryodium sebulan sekali. “Semoga dengan program – program kesehatan yang kami jalankan, sekolah bisa menjadi pelopor hidup sehat bagi masyarakat Brang Rea khususnya, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa pada umumnya”, harap Muhammad.

Selanjutnya, Tim Penilai melakukan peninjauan dan penilaian di SDN Berang Rea dan SMAN I Alas, serta Sekretariat UKS Kecamatan Moyo Hulu, dan Sekretariat UKSM Kabupaten Sumbawa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *